Banyak orang yang rela mati untuk kepercayaan / agamanya, apa bedanya dengan orang Kristen?

17 Juli 2017 Oleh Ted



Sebenarnya pertanyaan ini muncul dalam pemikiran saya sendiri. Apa sih bedanya agama Kristen dengan yang lain dari segi "ke-fanatik-an" nya? Banyak orang rela mati demi agama / kepercayaan karena mereka memiliki IMAN dan mereka percaya apa yang mereka (termasuk saya) pegang adalah yang paling benar. Lalu dimana bedanya? Bagaimana kita yakin kalau yang kita pegang adalah yang paling benar?

Setelah saya pikir-pikir dan renungkan, orang Kristen bukanlah orang yang hanya mengandalkan iman saja / iman membabi buta, tapi juga mengandalkan LOGIKA serta bukti-bukti sejarah.

Setiap manusia yang benar-benar ingin mencari Tuhan harus memiliki sebuah ruang untuk MERAGUKAN kepercayaannya. Termasuk orang Kristen, keraguan itu adalah hal yang bagus. Apakah sobat ragu kalau Yesus itu adalah Tuhan? Kalau ragu, itu justru adalah hal yang baik dan diperlukan, dengan catatan kalau sobat mau BELAJAR mencari kebenaran dan yang kedua, mau menerima kebenaran kalau sudah ditunjukkan.

Alasan utama banyak orang tidak menemukan Tuhan yang sejati adalah karena saat mereka ragu, mereka terlalu malas untuk mencari kebenaran dan hanya mengikuti kata hati saja, mana yang menurut perasaan mereka membuat mereka nyaman atau sesuai dengan ambisi pribadi mereka lalu mereka percayai itu adalah suatu kebenaran (karena alasan kenyamanan hati).

Alasan lainnya, banyak orang memeluk agama karena orang tuanya memiliki agama / kepercayaan (termasuk atheist) yang sama, atau karena ada guru agama, orang pintar, profesor / ilmuwan yang mengatakan demikian dan akhirnya percaya begitu saja tanpa cari tahu kebenaran (karena malas / menganggap tidak penting).

Balik lagi ke topik, apa sih bedanya agama Kristen dengan yang lain? Tadi saya sebutkan logika dan bukti sejarah, apa maksudnya?

Alkitab adalah kitab yang paling lengkap dan paling banyak memiliki saksi sejarah. Ok, banyak yang tidak percaya lalu bilang isinya sudah diganti ini dan itulah (kenyataannya secara ilmu pengetahuan tidak ada yg bisa membuktikan bahwa isi Alkitab ada yang dirubah).

Tapi mari kita lihat dari isi Alkitab, apa sih inti dari Alkitab? Apa benang merahnya? Jawabnya adalah:

Yesus adalah Tuhan dan hanya melalui Yesus sajalah manusia bisa diselamatkan.

Sekarang gunakan logika sobat sendiri lalu jawab pertanyaan-pertanyaan dibawah, saya tidak akan berikan jawabannya. Bisa dibilang ini adalah teka-teki yang sobat perlu jawab, pikirkan dan renungkan jika sobat ingin mencari kebenaran

  1. Selain Yesus, apakah ada pendiri agama lain yang berani meng-klaim bahwa dirinya sendiri adalah Tuhan? Baca juga: Apakah ada ayat yang menyatakan Yesus adalah Tuhan?
  2. Kenapa para rasul, murid & orang yang menyebarkan injil bisa yakin bahwa Yesus adalah Tuhan dan Yesus bangkit dari kematian?
  3. Apa keuntungan yang di dapat oleh mereka dengan menyebarkan injil? Kekuasan politik? Harta? Kepuasan pribadi? Pelampiasan kekerasan? Ingat, yang mereka sebarkan adalah cerita tentang Yesus, bukan tentang diri mereka sendiri.
  4. Kalau cerita kebangkitan Yesus adalah suatu kebohongan, kalau itu hanya rekayasa, kenapa umat Kristen mula-mula bisa berkembang pesat, bukankah mudah sekali ketahuan kalau itu bohong, karena masih banyak saksi mata yang hidup pada jaman itu?
  5. Kalau kebangkitan Yesus adalah bohong, kenapa para pengabar injil bersikeras bahkan sampai rela mati mengatakan bahwa itu suatu kebenaran? Apakah sobat mau dan rela mati demi mempertahankan suatu kebohongan?

Saya kasih kisi-kisinya:

Kesaksian satu orang VS kesaksian banyak orang

Yohanes 8:32: "dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." 

Buku yang disarankan: The Case For Christ buatan Lee Strobel (ada terjemahan Indonesianya).

Copas emoticon: 😁 😃 😂 😅 😇 😈 😉 😊 😌 😍 😒 😓 😔 😳 😖 😘 😛 😡 😭 😱 😤 😎 👍 🙏

Artikel Lainnya:

 

©2009-2017 gadoga.com NP13
Disclaimer | Kebijakan Privasi