Apa Itu Om Telolet Om?



20 Desember 2016 Oleh Ted

Saya mengetahui istilah "Om Telolet Om" itu dari komentar yang sering muncul di Line Today. Kok sepertinya istilah ini happening atau ngetrend banget saat ini.



Jadi apa itu "Om Telolet Om?" apa artinya? (kok saya sering terpleset jadi toletot, telolet, tolelet atau tololet ya ). Jadi begini, fenoma ini jadi populer setelah ada seseorang mengupload video yang diambil di daerah Jepara. Disana saat siang atau sore hari anak-anak kecil sepulang sekolah berdiri di pinggir jalan lalu berteriak "Om Telolet Om" (ada juga yang memegang kertas bertuliskan "Om! Telolet"). Teriakan itu ditujukan kepada pengemudi bus yang melintas di jalan raya agar si supir bus mau membunyikan klakson busnya.

jadi "Om" itu maksudnya adalah si om supir bus. Sedangkan "Telolet" itu seperti menirukan suara klakson yang berbunyi tolelot tolelet telotet (yah seperti itulah). Singkatnya, "Om telolet om" adalah seruan yang diucapkan oleh anak-anak kecil yang ditujukan kepada pengemudi bis agar sang pengemudi membunyikan bel / klakson.

Tujuannya apa? ya cuma untuk have fun saja, untuk bersenang-senang. Mungkin anak-anak itu senang mendengar suara klakson bus yang memang terkadang bunyinya unik. Ada juga yang merekam suara klaksonnya lalu setelah direkam di upload ke media sosial, dsb.

Mungkin bagi bismania (penggemar bis / bus) hal ini bukanlah hal yang baru karena segala hal yang berhubungan dengan bis adalah keren, termasuk keunikan klaksonnya. Tapi bagi orang umum ini jadi trend setelah melihat keceriaan anak-anak yang dengan setia menunggu bis antar kota melintas lalu berharap membunyikan bel-nya. Hal ini membuat orang menyadari bahwa "bahagia itu sederhana".

Fenomena ini mulai berkembang di beberapa wilayah lain di Indonesia, bukan hanya di Jepara saja. Dan penggemarnya bukan lagi hanya anak-anak, tapi juga para remaja dan dewasa. Yah lumayan lah bagi yang punya bisnis berjualan klakson telolet jadi makin lancar rejekinya dan juga bagi supir bus sendiri akan memiliki kesenangan sendiri saat melihat senyuman anak-anak yang setia menanti.

Sebagai catatan, harga klakson tolelet ini cukup mahal juga lho, mulai dari 500 ribuan sampai jutaan rupiah. Tergantung tingkat kekerasan suara dan juga kombinasi suara yang dihasilkan.

Mungkin sebagian ada yang mengatakan bahwa hal ini adalah norak dan kampungan, tapi kalau itu bisa membuat anak-anak (atau orang dewasa) bahagia, apa yang salah dengan hal itu? (selama dilakukan dengan aman). Mungkin mereka harus mencobanya dulu, berdiri di pinggir jalan, lalu teriak "Oooommm... Telolet ooommm...." baru bisa mengerti bahwa bahagia itu sederhana



Jika dirasa artikel ini berguna, silahkan di share / dibagikan



Agar sobat tidak ketinggalan info dan tips berguna lainnya, ikuti media sosial kami (free):

Jika dirasa artikel ini berguna, silahkan di share / dibagikan

©2009-2017 gadoga.com - P13
Disclaimer | Kebijakan Privasi