Bagaimana Cara Menghindari Penipuan Mandiri e-cash


22 Desember 2017


Apakah saat ini atau baru saja anda mendapat telepon yang mengatakan bahwa akan ada yang mau transfer uang kepada Anda menggunakan Mandiri E-Cash? Jika ya, maka segera lakukan 3 tahap berikut ini:

1. Tunggu Halaman Website ini tertampil sempurna

Biarkan halaman website ini loading seutuhnya atau semua tulisan sudah tertampil.

2. Matikan Sinyal HP / Setting HP dalam Mode Airplane (Mode Pesawat)

Alasan kami meminta Anda mematikan sinyal handphone adalah karena saat ini kemungkinan besar anda sedang diincar oleh penjahat yang menyalahgunakan fasilitas Mandiri e-cash. Modus penjahat adalah dengan men “terror” dengan cara menelpon atau mengirimkan pesan (via WA, BBM, Line, dll) secara bertubi-tubi. Kalau Anda lama balas biasanya mereka akan sedikit marah dan mengatakan “serius tidak sih? Mau terima uang tidak? Ada tenggat waktunya!”.

Kalau mereka menelpon Anda, seringkali mereka tidak memperbolehkan menutup telepon. Tujuannya hampir seperti hipnotis, yaitu dengan tidak memberi kesempatan Anda untuk berpikir jernih dan pada akhirnya Anda menuruti semua perkataan penjahat seperti sapi di cucuk hidungnya.

Di point pertama kami meminta anda untuk menunggu artikel ini tertampil seluruhnya agar anda masih bisa baca halaman ini tanpa koneksi internet. Dengan mematikan sinyal ponsel, Anda akan memiliki kesempatan untuk berpikir tanpa gangguan dari penjahat dan mencari informasi seputar Mandiri E-Cash yang akan kami jelaskan pada artikel ini.

3. Jangan Mau Disuruh Pergi ke ATM

Kalau Anda diminta oleh seseorang untuk pergi ke ATM dan di desak untuk segera pergi secepatnya. Anda harus tahu bahwa hal itu sudah pasti dijamin 100% penipuan. Jangan pernah mau kalau ada orang yang menyuruh Anda untuk pergi ke ATM. Beberapa Alasan yang biasa digunakan untuk menggiring Anda ke ATM:

Penipu mengatakan Anda memenangkan undian dan untuk aktivasi serta konfirmasi pemenang harus pergi ke ATM. Mereka mendesak terus agar secepatnya pergi ke ATM, kalau tidak, hadiah akan dialihkan kepada orang lain.

Atau jika Anda jualan online lalu tiba-tiba ada pembeli yang tertarik untuk beli, tidak menawar (atau tawar asal-asalan), tidak terlalu detail tanya kondisi barang, pilihan warna, dll, lalu pembeli itu tiba-tiba secepat kilat bilang sudah transfer melalui Mandiri E-Cash. Selanjutnya mereka mengatakan:

Kata Penjahat: "Saya sudah transfer melalui Mandiri e-cash (lalu dia kasih bukti struk transferan palsu), sekarang Anda harus pergi ke ATM untuk mengambil uangnya. Harus ambil uang sebelum jam sekian, kalau tidak uangnya akan hangus!"

Kalau Anda ragu-ragu ke ATM, biasanya mereka nada bicaranya akan meninggi dan juga mengancam dengan alasan “Saya kan sudah transfer, Anda harus tanggung jawab dengan uang saya!” Atau kalau anda terus menolak, terkadang mereka juga akan mengancam untuk melaporkan Anda ke polisi yang tentu saja itu hanyalah gertakan sambal.

Kalau begini kejadiannya, jangan takut dan jangan pernah pergi ke ATM kalau disuruh oleh orang asing. Ekspektasi atau harapan yang terlalu tinggi terkadang menghilangkan akal sehat. Sebagian dari diri Anda tahu atau curiga bahwa ini adalah penipuan, tapi sebagian lagi karena keinginan yang besar (atau takut diancam), Anda tetap ingin mencoba untuk mendapatkan hadiah / transferan itu. Kuncinya adalah jangan takut dan jangan terlalu nafsu sampai tidak bisa berpikir jernih.

Saya ulangi sekali lagi, kalau Anda disuruh pergi ke ATM, saya jamin itu 100% adalah penipuan.

Tapi kalau sobat masih penasaran dan tetap ingin mencoba pergi ke ATM karena berharap benar di transfer atau menang undian atau ingin mencari tahu lebih jauh apakah benar ini penipuan atau tidak, maka saya akan jelaskan dulu secara sekilas mengenai apa itu Mandiri E-Cash lalu setelah itu anda bisa lanjutkan pergi ke ATM untuk cek sendiri.

Apa Itu Mandiri E-Cash?

E-Cash itu hampir sama seperti “rekening tabungan”. Bedanya adalah, kalau kita buka rekening tabungan di bank, kita akan mendapatkan buku tabungan beserta kartu ATM. Sedangkan kalau Mandiri E-Cash, kita tidak perlu pakai buku tabungan dan kartu ATM, kita cukup menggunakan nomor ponsel sebagai tanda pengenal “rekening” kita.

Baca juga: Trik Ampuh agar kamu terhindar dari penipuan e-cash

Dengan memiliki Mandiri E-Cash kita bisa melakukan hal berikut:

  1. Simpan uang di “rekening” E-Cash
  2. Tarik uang dari Mandiri E-Cash menjadi uang tunai di ATM Mandiri
  3. Melakukan pembayaran di toko-toko / merchant yang bekerjasama dengan Mandiri E-Cash.
  4. dll

Jika dilihat dari fungsinya, tidak begitu berbeda dengan rekening tabungan yang biasa. Singkatnya:

  • Rekening tabungan biasa: Alat pengenalnya adalah buku tabungan + Kartu ATM
  • Mandiri E-Cash: Alat pengenalnya adalah nomor handphone.

Jadi, kalau Anda mentransfer atau mengirim uang ke Mandiri e-cash, itu sama saja Anda memindahkan uang dari rekening Anda ke “rekening” e-cash orang lain. E-cash tidak sama seperti pulsa atau voucher atau uang virtual. Uang yang ada Mandiri e-cash adalah uang sungguhan.

Kalau ingin tahu lebih lengkap mengenai Mandiri e-cash, cara daftar, cara menggunakan, dll bisa membaca artikel: Tips Menggunakan Mandiri e-cash.

Masih Penasaran Ingin Pergi Ke ATM? Kalau Anda masih ragu-ragu atau sangat penasaran apakah benar ini penipuan atau tidak, maka lakukan hal berikut:

1. Pergi ke kantor cabang bank Mandiri

Disarankan pergi ke cabang bank Mandiri saat jam operasional atau pergi ke ATM yang ada petugas satpam yang jaga. Tanya saja ke satpam / petugasnya, apakah ini benar penipuan atau tidak. Saya jamin pasti akan dijawab ini adalah penipuan. Kalau Anda sudah datang ke kantor cabang, sekalian saja laporkan nomor E-Cash pelaku kejahatan agar nomornya segera di blokir.

2. Kosongkan Rekening

Kalau kondisinya sudah malam atau lokasi Anda jauh dari kantor cabang Mandiri dan Anda ingin coba- coba pergi ke ATM barangkali benar di transfer (walau saya jamin 100% pasti penipuan), maka yang harus Anda lakukan adalah mengosongkan rekening Anda seluruhnya. Anda bisa Tarik tunai uang di ATM atau transfer saja ke rekening yang lain.

Dengan begini, kalau tiba-tiba anda terhipnotis, uang Anda tidak akan terkuras habis karena rekeningnya sudah kosong. Kalau penjahat bilang: “Agar bisa terima transferan, minimal uang di rekening adalah sebesar Rp. 500.000,- (atau jumlah lainnya)” Saya tegaskan disini, itu adalah kebohongan!

Untuk dapat menerima transferan dari Mandiri E-Cash Atau Rekening Tabungan tidak perlu ada jumlah minimum uang di rekening. Selama rekeningnya aktif, Anda tetap bisa menerima uang transferan, sudah saya buktikan sendiri.

Penjahat mengatakan di rekening Anda harus ada minimal uang sekian (Biasanya mereka bilang Rp. 500.000,-) tujuannya adalah agar mereka bisa mengambil uang itu.

3. Lain-Lain

Untuk point-point dibawah sebenarnya tidak perlu Anda lakukan jika dari awal Anda sudah tahu ciri-ciri penipuan Mandiri e-cash. Namun saya tuliskan disini untuk memberitahu kepada Anda modus operasi penjahat.

Minta Foto Saldo Rekening

Kalau ada orang yang minta foto saldo rekening Anda dengan alasan “biar sama-sama enak dan ada bukti kalau sudah di transfer”, Anda jangan pernah berikan foto saldo rekening Anda, itu adalah cara penjahat mengetahui berapa banyak uang yang bisa mereka kuras. Pembeli yang sebenarnya tidak akan pernah meminta foto saldo karena itu adalah data pribadi.

Jika ada yang minta foto saldo, bilang saja “Maaf tidak bisa, kalau tidak percaya ya sudah.”

Perhatikan nominal transferan baik-baik

Terkadang penipu benar-benar mentransfer ke rekening Anda dan anda menerima notifikasi ada dana masuk melalui SMS / pop up, hanya saja jumlahnya sangat kecil atau salah kirim jumlah uang (memang sengaja). Misalnya dia bilang transfer sebesar satu juta (Rp. 1.000.000) lalu kirim bukti transfer. Anda harus perhatikan baik-baik, jangan-jangan yang di transfer hanya Rp. 1.000,00- (seribu rupiah). Dan ini sering kejadian.

Jadi perhatikan baik-baik jumlah nominal uang yang di transfer.

Menu ATM Bahasa Inggris

Penjahat akan meminta Anda untuk menggunakan ATM dalam tampilan Bahasa Inggris dengan tujuan membuat Anda bingung. Kalau Anda diarahkan ke ATM lalu memilih Bahasa Inggris (English), segeralah sadar, itu sudah sangat jelas penipuan. Mandiri E-Cash bisa digunakan dalam Bahasa Indonesia.

Upgrade Account

Kalau ada penipu yang menggiring Anda ke ATM lalu mengatakan agar bisa ambil uang tunai Anda harus “upgrade layanan”, jangan diikuti. Kondisinya justru kebalikannya. Mereka meminta Anda melakukan upgrade layanan nomor e-cash mereka agar mereka bisa mengambil uang tunai dari hasil kejahatan penipuan.

Intinya, perhatikan baik-baik layar ATM, kalau ada tulisan: UPGRADE, jangan pernah di klik, kecuali Anda sadar apa yang Anda lakukan.

Lebih lengkap tentang upgrade account bisa baca artikel: Tips Menggunakan Mandiri e-cash.

Kirim KTP

Jangan pernah mengirimkan KTP Anda kepada orang asing. KTP Anda bisa disalahgunakan untuk melakukan penipuan. Biasanya penjahat akan gunakan alasan: “Tolong kirimkan foto KTP biar sama- sama enak, biar percaya”. Jangan mau termakan jebakan itu.

Kalau sobat menjual barang, ajak saja ketemuan langsung. Atau kalau ingin kirim-kirim, bisa melalui jasa rekening bersama misalnya jual melalui Bukalapak atau Tokopedia. Kalau “calon pembeli” tidak mau diajak ketemuan atau tidak mau pakai jasa rekening bersama dan ngotot agar Anda kirimkan KTP, maka saya jamin itu adalah penipuan.

Demikianlah informasi Cara Menghindari Penipuan Mandiri E-Cash. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda




Berlangganan (Free):



Copas emoticon: 😁 😃 😂 😅 😇 😈 😉 😊 😌 😍 😒 😓 😔 😳 😖 😘 😛 😡 😭 😱 😤 😎 👍 🙏

Jika dirasa artikel ini berguna, silahkan di share / dibagikan

Kembali ke atas 🚀

©2009-2018 gadoga.com - V23.03.8
Disclaimer | Kebijakan Privasi