9 Tips Cara Mengenali Samsung Galaxy S4 Palsu

Tanggal 12 September 2013


Sudah umum kalau produk terkenal dan laris manis dipalsukan. Saat iPhone pertama kali diluncurkan, tidak lama setelah itu banyak iPhone replika atau palsu yang bermunculan di pasaran. Samsung yang merupakan “musuh bebuyutan” dari Apple juga mengalami hal yang serupa, banyak produknya yang dipalsukan.

Adalah Samsung Galaxy S yang umumnya dipalsukan karena seri “S” merupakan flagship perusahaan korea tersebut dan berharga mahal. Jarang bahkan belum pernah saya menemukan Samsung Galaxy Mini replika.

Berdasarkan pemantauan saya, produk Samsung Galaxy S4 replika banyak bermunculan khususnya setelah perusahaan chip Mediatek mengeluarkan processor dual core dan quad core yang memiliki kemampuan baik namun berharga terjangkau. Untuk produk-produk yang dipalsukan pada umumnya adalah S3 dan Samsung Galaxy S4 karena kedua produk tersebut adalah yang termahal saat artikel ini ditulis.

Kualitas Samsung Galaxy S4 Palsu banyak macamnya. Mulai dari yang kelihatan palsu banget, ada juga yang terlihat mirip asli namun fitur-fiturnya berbeda dan ada juga yang terlihat mirip dan fiturnya-pun mirip.

Pada artikel kali ini kami akan memberikan beberapa tips atau cara membedakan Samsung Galaxy S4 Replika dengan yang asli.

1. Perhatikan jaringannya dual SIM atau single SIM. Galaxy S4 Asli yang beredar di Indonesia adalah jenis Single SIM Card atau hanya menggunakan satu kartu provider. Jika pada ponsel terdapat dua slot SIM Card, berarti itu adalah Samsung Galaxy S4 palsu.

2. Perhatikan Layarnya. Layar Samsung Galaxy S4 Asli memiliki resolusi 1080 x 1920, hal ini berarti tingkat kerapatan pixel-nya sangat baik. Jadi, coba perhatikan layar ponsel, khususnya untuk tampilan tulisan yang kecil-kecil. Kalau terlihat tulisannya tidak halus (kasar / geradakan), ada kemungkinan S4 tersebut palsu, karena kalau yang asli, tulisan yang sangat kecil sekalipun akan terlihat halus.

Nyalakan ponsel lalu miringkan layarnya, apabila saat miring sedikit, warna yang tertampil pada layar berubah, berarti ponsel tersebut adalah S4 Palsu. Kalau Samsung Galaxy S4 Asli memiliki sudut penglihatan (viewing angle) yang baik, jadi saat dilihat dari sudut miring, warna dan gambar pada layar tetap terlihat bagus seperti dilihat dari depan.

3. Coba kameranya. Samsung Galaxy S4 Asli memiliki kamera dengan resolusi mencapai 13 MP dengan kualitas yang baik. Oleh karena itu coba mengambil foto dengan ponsel lalu lihat hasilnya dan di zoom (gambarnya di perbesar). Kalau hasil foto kelihatannya jelek, tidak fokus, gambarnya pecah / tidak halus, maka kemungkinan ponsel tersebut adalah S4 palsu.

4. Coba fitur GPS. Apabila Anda berada di luar ruangan, bisa mencoba mengaktifkan fitur GPS lalu membuka aplikasi Google Maps. Galaxy S4 yang asli memiliki GPS yang baik dan support GLONASS. Kalau saat diaktifkan GPS dan Google Maps locking posisi-nya sangat lama (diatas satu menit), Anda harus berhati-hati, bisa saja ponsel tersebut adalah Samsung Galaxy S4 Palsu, karena kalau yang asli, locking satelit / penentuan posisinya cepat.

5. Perhatikan bentuk fisiknya. Ada baiknya sebelum Anda membeli Samsung Galaxy S4 Anda pernah memegang langsung yang aslinya. Biasanya di toko-toko penjualan yang cukup besar disediakan contoh ponsel untuk dicoba dan di tes. Untuk S4 Asli, bezel layar atau bagian kiri-kanan, atas dan bawah dari layar tidak terlalu besar, sehingga pada bagian depan sebagian besar terisi oleh layar. Kalau Samsung Galaxy S4 Palsu bagian bezel-nya terlihat agak besar, sehingga antara layar dengan tepian ponsel terlihat agak jauh.

6. Perhatikan Stiker Garansi. S4 original yang dijual di Indonesia bergaransi resmi dan memilki stiker SEIN (Singkatan PT. Samsung Electronics Indonesia). Untuk produk yang palsu terkadang juga memiliki stiker SEIN, namun stiker ini bisa saja diambil dari charger, baterai atau bisa juga dari headset original lalu ditempelkan pada badan ponsel. Perhatikan stikernya, kalau terlihat seperti habis dilepas, misalnya ada semacam kerutan seperti baru dicongkel menggunakan kuku atau semacam, sebaiknya Anda berhati-hati.

7. Buka banyak aplikasi secara bersamaan. Galaxy S4 yang asli memilki performa prima dan perpindahan antar menu yang halus. Coba buka banyak aplikasi secara bersamaan dan dalam waktu yang cepat, misalnya buka aplikasi Browser > tekan tombol HOME lalu buka aplikasi games > lalu buka aplikasi Gallery setelah itu coba ambil foto menggunakan kameranya lalu buka aplikasi yang lain. Apabila ponsel seperti kewalahan menjalankan perintah-perintah pengguna lalu terjadi lag berlebihan bahkan misalnya hang (berhenti), maka ada kemungkinan ponsel tersebut adalah Samsung Galaxy S4 replika.

8. Coba gunakan fitur NFC (Near Field Communication). Apabila Anda memiliki perangkat lain yang memiliki NFC, coba aktifkan perangkat tersebut lalu coba transfer sebuah file dari Galaxy S4 ke perangkat yg lain atau sebaliknya. Samsung Galaxy S4 palsu pada umumnya tidak memilki antena NFC.

9. Install Aplikasi CPU / RAM / DEVICE Identifier buatan Davy Bartoloni. Aplikasi ini berguna untuk mengetahui prosesor apa yang digunakan oleh sebuah ponsel Android. Hingga artikel ini ditulis, aplikasi CPU / RAM / Device Identifier cukup akurat dan dapat diandalkan, tidak seperti aplikasi Benchmark yang dapat “ditipu” atau dikelabui dan menunjukkan data yang tidak valid.

Jadi, kalau ada orang yang menawarkan Samsung Galaxy S4 dan menunjukkan spesifikasi hardware dan kinerjanya menggunakan aplikasi Benchmark, Anda jangan langsung percaya, tapi coba install aplikasi CPU / RAM / Device Identifier untuk membuktikannya.

Dibawah ini adalah gambar aplikasinya:

Aplikasi CPU / RAM / Device Identifier

Aplikasi CPU / RAM / Device Identifier

Perhatikan pada bagian yang didalam kotak merah / CPU Type: Kalau processor yang terdeteksi adalah buatanMediatek (MTK), maka bisa dipastikan Samsung Galaxy S4 tersebut adalah palsu. (Screenshot diatas menggunakan ponsel IMO S88, hanya sebagai contoh saja)

Beberapa Catatan:
1. Ada beberapa orang yang menyarankan untuk mengetik *#0*# yang berguna untuk mengaktifkan fitur diagnostic test pada ponsel Samsung. Dahulu cara ini cukup efektif untuk mengetahui ponsel Samsung Galaxy S4 tersebut asli atau palsu. Namun untuk saat ini cara tersebut sudah tidak bisa terlalu diandalkan, karena ada juga S4 replika yang dapat melakukan hal tersebut.

2. Samsung Galaxy S4 Replika banyak jenis dan tipenya. Untuk keluaran yang terbaru memiliki tampilan fisik yang sangat mirip bahkan untuk fitur-fitur unggulan S4 seperti Smart Stay, Air Gesture, S-Voice, face Unlock, dsb sudah bisa digunakan. Untuk versi yang terbaik pada umumnya dijual dengan harga di kisaran 3 juta rupiah.

3. Apabila ada yang menjual Samsung Galaxy S4 dengan harga murah dan anda tertarik, sebaiknya melakukan transaksi bertempat di service center resmi Samsung. Jadi saat transaksi, Anda bisa langsung memeriksa ponsel tersebut adalah asli atau tidak.

Demikianlah beberapa tips cara membedakan Samsung Galaxy S4 asli dan palsu. Semoga bermanfaat



Berlangganan (Free):



Copas emoticon: 😁 😃 😂 😅 😇 😈 😉 😊 😋 😌 😍 😒 😓 😔 😳 😖 😘 😛 😡 😱 😤 😎 👍 🙏

Jika dirasa artikel ini berguna, silahkan di share / dibagikan

Kembali ke atas 🚀

©2009-2017 gadoga.com - GIG17
Disclaimer | Kebijakan Privasi