Cara Bedakan G-Shock / Baby G Asli & Palsu

27 Februari 2017 Oleh Ted

Pada artikel kali ini kami akan mengajarkan cara bedain serta ciri-ciri G-Shock dan juga Baby-G yang asli dengan yg KW alias palsu.

#1. Harga

G-Shock yang asli harganya pasti diatas 700 ribu. Kalau ada yang jual dibawah harga itu, bisa dipastikan palsu. Apapun alasan yang dikatakan oleh penjual, entah itu barang selundupan, BM (Black Market), dan sebagainya, tidak mungkin harganya dibawah 700 Ribu.

Kalau beli di luar negeri memang mungkin saja dapat harga lebih murah, tapi tidak mungkin sampai dibawah harga itu.

Kesimpulan: Kalau harga dibawah Rp. 700.000,- bisa dipastikan bahwa itu adalah G-Shock abal-abal / palsu

#2. Box & Kelengkapan

Pada umumnya, G-Shock / Baby-G yang dijual di Indonesia dijual menggunakan kaleng segi enam dan memiliki kelengkapan sebagai berikut:

  • Buku manual yang tebal
  • Tag / Kertas barcode yang biasanya dikaitkan ke lug / tali jam tangan. Barcode itu bertuliskan kode jam tangan dan juga kode buku manual.
  • Kartu Garansi resmi Casio Indonesia

Sedangkan kalau jam G-Shock KW biasanya dijual dengan menggunakan kardus bertuliskan G-Shock tanpa disertai kelengkapan apa-apa.

Namun, sebagai catatan, tidak semua seri G-Shock / Baby-G dijual dengan menggunakan kaleng segi enam. Mungkin di masa depan kemasannya akan berubah dan juga saat ini ada juga jam Baby-G atau G-Shock yang dijual dengan hanya menggunakan kardus yang sekilas terlihat seperti box jam KW, padahal bukan.

Selain itu, ada juga jam palsu yang dijual dengan menggunakan Box mirip dengan yang original dan bukan hanya itu saja, juga dilengkapi dengan buku manual yang tebal.

Lalu bagaimana cara membedakan G-Shock yang asli dan palsu? Yang mau ditekankan disini adalah, kalau beli yang original, sobat harus mendapatkan kelengkapan buku manual yang tebal, kartu garansi, dan tag barcode. Kalau tidak dapat, berarti bisa dipastikan itu jam palsu. Tapi kalau seandainya dapat, itu bukan jaminan 100% pasti asli (perlu lihat ciri-ciri lainnya).

Kesimpulan: Kalau tidak dilengkapi dengan buku manual yang tebal, Tag Barcode & Kartu Garansi Resmi Indonesia = pasti palsu.



#3 Berat Jam Tangan

Jam tangan G-Shock / Baby-G yang original pada umumnya terasa lebih berat, lebih antep dibandingkan produk tiruannya. Sebagai contoh. G-Shock GA-400 yang original beratnya 72 gram, sedangkan yang palsu hanya 63 gram.

Mungkin sobat berpikir, "ah, cuma beda 9 gram saja, ga terlalu terasa bedanya" well... dalam kenyataanya, itu cukup terasa kok sob. Coba bayangkan pegang emas berat 9 gram, pasti berasa kan

Tapi, saya tahu kalau metode ini memang sulit untuk dipraktekkan karena kita harus ada perbandingan beratnya dulu dengan yang asli. Tapi saya tuliskan disini hanya sebagai informasi saja.

Kesimpulan: Kalau jam tangan terasa terlalu ringan, kemungkinan itu jam G-Shock / Baby-G Palsu.

#4. Mesin Analog

Untuk metode keempat hanya berlaku bagi jam tangan G-Shock / Baby-G anadigi; dalam arti yang menggunakan jam analog (jarum jam) serta jam digital.

Sobat perhatikan cara pengaturan jam analog-nya. Kalau cara mengaturnya adalah dengan menarik crown / knop lalu diputar seperti cara mengatur jam tangan biasa, maka bisa dipastikan bahwa arloji tersebut adalah G-Shock / Baby-G palsu.

Kalau yang asli, pasti hanya menggunakan satu mesin yang terintegrasi antara yang analog dengan yang digital, tidak beda mesin (Tonton video kami di akhir artikel agar bisa lebih jelas).

Kesimpulan: Kalau cara mengatur jam analog-nya dengan cara ditarik lalu diputar knop arlojinya seperti jam biasa, berarti jam tersebut adalah G-Shock / Baby-G palsu.



#5. Kualitas pembuatan

Jam tangan G-Shock / Baby-G yang original kualitas pembuatannya sangat baik atau bisa dibilang sempurna. Dalam artian setiap bagian dari body jam terlihat presisi, tercetak rapi, sampai tulisan-tulisan terkecilnya.

Memang kalau hanya dilihat sekilas, jam yang palsu terlihat sepertinya bagus-bagus saja, tapi kita harus perhatikan secara detil setiap bagiannya. Misalnya di bagian tombol-tombolnya kalau yang palsu terkadang ada yang terlihat seperti kurang rapat / longgar. Atau bisa juga tulisannya kurang rapi, dsb.

Kesimpulan: Kalau ada bagian yang terlihat kurang presisi dan pengecatannya terlihat kurang bagus, maka kemungkinan besar itu adalah arloji G-Shock / Baby-G KW.



#6. Animasi Jam Tangan

Sebagian besar jam tangan G-Shock / Baby-G memiliki animasi untuk menunjukkan detik atau untuk fungsi lainnya. Sobat perlu perhatikan pergerakan dari animasi tersebut . Kalau barang original, gerakannya teratur, biasanya mengikuti detik.

Sedangkan kalau ciri-ciri yang palsu, gerakannya berantakan dan tidak beraturan (walaupun ada juga jam yang KW tapi animasinya cukup bagus seperti G-Shock GA-100 non ori yang banyak beredar).

Kesimpulan: Kalau animasinya berantakan / tidak menunjukkan pola yang teratur = Pasti palsu.

#7. Jarum Kecil

Tips nomor 7 hanya berlaku untuk jam tangan Baby-G atau G-Shock yang memiliki jarum kecil selain jarum utama penunjuk waktu. Sobat sebelum membeli arloji, sebaiknya cari dulu foto produk originalnya di internet. Perhatikan apakah model yang sobat ingin beli itu memiliki jarum kecil atau tidak.

Kalau seandainya di internet menunjukkan ada jarum kecilnya tapi pada saat dibeli ternyata ga ada, maka dijamin itu produk palsu.

Kalau seandainya ada jarum kecilnya sekalipun, pastikan bahwa jarum itu berfungsi / bisa bergerak. Sebagai contoh, kalau untuk seri GA-400, jarum kecilnya itu berguna untuk menunjukkan timer dan akan bergerak saat Crown diputar.

Atau seri GA-100, GA-110 dan GA-120 bisa dicek dengan cara menjalankan fungsi stopwatch lalu saat tombol STOP ditekan, maka jarum kecilnya harus bergerak.

Kesimpulan: Kalau tidak ada jarum kecil / jarum kecilnya tidak bergerak = produk palsu. (cek dulu spesifikasinya).



#8. Kaca Jam Tangan

Kita juga bisa mengetahui perbedaan jam Baby G / G-Shock yang original dengan yang palsu dari material layar jam yang digunakan. Kalau yang asli biasanya menggunakan bahan mineral glass yang keras dan cukup tahan terhadap goresan tapi tidak getas seperti safir. Sedangkan kalau yang produk palsunya, layarnya menggunakan bahan plastik / resin biasa.

Cara membedakannya bisa dengan cara mengetuk-ngetuk layar menggunakan kuku (ga perlu keras-keras). Kalau G-Shock / Baby-G Original, saat diketuk kacanya akan terdengar seperti kita lagi mengetuk bahan kaca. Bunyinya seperti "Tik... tik..."

Sedangkan kalau yang palsu, saat kita ketuk kacanya akan terdengar seperti suara plastik. Seperti "tek... tek..."

Kesimpulan: Yang asli kalau diketok layarnya bunyi seperti terbuat dari kaca. Kalau yang palsu terdengar seperti dari plastik.



#9. Tali Jam Tangan

Strap jam tangan G-Shock atau Baby-G yang asli terasa lebih lembut dan nyaman digunakan. Kalau yang palsu terasa kaku, keras dan terkadang tipis.

Kesimpulan: Kalau talinya terasa kaku, tipis, kurang rapi = produk palsu

#10. Tombol dan Fitur

Cari tahu spesifikasi jam tangan G-Shock / Baby-G yang sobat ingin beli beserta fitur-fiturnya. Misalnya kalau tertera memiliki fitur termometer, barometer, kompas, dll, maka pastikan semua fitur itu benar-benar ada dan berfungsi.

Jadi misalnya kalau di spesifikasi (atau di casing-nya) tertulis ada fitur kompas / penunjuk arah mata angin lalu ternyata saat dibeli tidak ada fitur itu, maka bisa dipastikan sobat mendapatkan produk yang palsu.

Selain itu, perhatikan juga peletakan tombol-tombol dan fungsinya. Harus sesuai dengan yang tertulis di case arloji. Misalnya kalau tertulis tombol Light (Lampu) tapi saat dipencet ternyata bukan untuk menyalakan lampu (untuk fungsi lainnya), maka itu pasti produk KW.

Kesimpulan: Kalau ada fitur yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan juga tombol tidak berfungsi dengan baik = produk palsu.

#11. Auto Light

Saat ini ada tiruan G-Shock / Baby-G yang sangat-sangat mirip dengan aslinya. Untuk cara membedakannya dengan yang original sebenarnya sama seperti tips #10 yaitu cek spesifikasinya. Tapi kali ini lebih spesifik yaitu kita perlu cek fitur Auto Light atau lampu otomatis.

Untuk menyalakan fitur ini dengan cara menekan dan tahan tombol LIGHT selama 3 detik. Kalau fitur ini aktif akan ada muncul tulisan LT atau ikon auto light di layar (tergantung model). Kalau jam yang asli, saat posisi arloji dimiringkan atau posisi untuk melihat waktu, maka lampu akan menyala secara otomatis.

Sedangkan kalau produk palsunya tidak memiliki fitur ini.

Kesimpulan: Produk yang palsu tidak memiliki fitur auto light.

Catatan: Cek dulu spesifikasinya, tidak semua Baby-G / G-Shock Ori memiliki fitur ini.

#12. Akurasi

Untuk tips nomor 12 baru bisa dipraktekkan setelah satu bulan atau setidaknya satu minggu pemakaian. Untuk G-Shock / Baby-G yang original memiliki tingkat akurasi / ketepatan waktu yang baik. Di buku manual tertulis bahwa maksimum kemungkinan kesalahan akurasinya adalah 15 detik per bulan. Memang sepertinya jumlah tersebut cukup besar, tapi kenyataanya adalah saya menggunakan G-Shock selama bertahun-tahun tapi tidak pernah ada satupun yang menununjukkan waktu yang tidak tepat.

Sedangkan beberapa produk yang palsu memiliki tingkat akurasi yang buruk. Dalam sebulan bisa ngaco lebih dari satu menit.

Kesimpulan: Kalau arloji sobat sering terlalu cepat atau terlalu lambat lebih dari 15 detik bahkan lebih dari 1 menit setiap bulan, maka kemungkinan besar jam sobat adalah palsu.



#13. Ketahanan Air & Kekuatan

Jam tangan G-Shock dan Baby-G yang original tahan banting dan juga memiliki ketahanan air lebih minimal 10 Bar/100m (biasanya 20Bar). Jadi, kalau saat jam milik sobat dipakai untuk berenang lalu kemasukan air / terlihat ada embun di dalamnya, maka kemungkinan jam sobat palsu.

Kesimpulan: tidak tahan banting & tidak anti air = Jam G-Shock / Baby-G Palsu.

#14. Jenis Lampu

Untuk jam G-Shock / Baby-G yang dual time atau anadigi (menggunakan analog dan digital) biasanya lampunya adalah jenis LED Light. Sedangkan produk yang palsunya ada yang menggunakan jenis lampu EL-Light (semua latar menyala).

Jadi cek spesifikasi, kalau tertulis jenis LED tapi yang didapat jenis EL-Light, maka sudah pasti itu produk palsu.

Kesimpulan: Jenis lampu tidak sesuai dengan spesifikasi = Palsu

#15. Back Case

Untuk penutup belakang arloji yang original ukirannya terlihat jelas dan terukir dalam. Sedangkan yang palsu terkadang hanya seperti asal arsir dan juga ada penulisan yang salah.

Penutup

Semoga beberapa tips dari kami bisa membantu sobat dalam mengetahui perbedaan jam Baby G / G-Shock yang asli dengan yang palsu. Kalau sobat ada masukan atau mungkin terlewat, bisa menuliskannya di kolom diskusi dibawah.

Sebagai tambahan, saat ini ada produk palsu yang sangat-sangat mirip dengan yang aslinya. Jadi kalau sobat masih awam, disarankan membeli di tempat yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Demikianlah artikel cara membedakan jam tangan G-Shock & juga Baby-G yang asli dengan yang palsu. Kalau mau lebih jelas, sobat bisa menonton video kami dibawah ini:




Berlangganan (Free):



Copas emoticon: 😁 😃 😂 😅 😇 😈 😉 😊 😋 😌 😍 😒 😓 😔 😳 😖 😘 😛 😡 😱 😤 😎 👍 🙏

Jika dirasa artikel ini berguna, silahkan di share / dibagikan

Kembali ke atas 🚀

©2009-2017 gadoga.com - GIG17
Disclaimer | Kebijakan Privasi