Cara Perpanjang SIM Atau Buat SIM A / C Sendiri Secara Resmi

07 September 2015 Oleh Ted

Sesuatu barang yang jarang digunakan memang sering kali terlupakan. Contohnya adalah kartu SIM yang jarang dilihat. Ternyata saat saya cek dompet dan melihat surat ijin mengemudi milik saya, saya cukup terkejut karena masa berlaku SIM saya berakhir di tahun 2013, yang berarti 2 Tahun lalu

Akhirnya segeralah terpikir untuk segera perpanjang SIM di mobil SIM Keliling biar tidak repot dan lebih cepat.

Setelah sampai di lokasi SIM keliling, saya tanya ke petugasnya "Pak, saya mau perpanjang SIM, tapi sudah telat 2 Tahun" Langsung kata petugasnya, "Mas harus buat SIM Baru". Mendengar hal itu saya bisa dibilang cukup shock karena membayangkan proses dan juga dana yang harus dikeluarkan

Karena saya sibuk (#SokSibuk), saya akhirnya mau main curang dan bilang ke petugasnya: "Apa bisa dibantu pak?" Tapi langsung dijawab langsung sama petugasnya "Ga bisa mas, langsung ke Polres saja untuk buat sim baru"

Akhirnya mau tidak mau saya harus membuat SIM baru di polres terdekat.

Toleransi keterlambatan Perpanjangan SIM

Pada saat saya mau perpanjang, diinfokan oleh petugas kalau batas maksimum keterlambatan adalah maksimum 3 Bulan. Kalau lewat dari 3 Bulan belum perpanjang SIM, maka harus buat SIM baru.

Update Januari 2016: Ada beberapa teman yang menginfokan bahwa dia hanya telat beberapa hari namun dikatakan sudah tidak bisa perpanjang SIM, oleh karena itu saya sarankan jangan sampai terlambat perpanjang SIM karena akan merepotkan.

Lebih baik perpanjang SIM lebih awal daripada terlambat.

Cara Perpanjang SIM A / C melalui mobil SIM Keliling

Bagi anda yang belum mengetahuinya, sekarang untuk perpanjang SIM A & C sangatlah mudah, anda tidak perlu datang ke Polres, cukup kunjungi mobil (bus lebih tepatnya) SIM Keliling.

Bus Perpanjang SIM keliling ini biasanya berpindah-pindah tempat, tidak hanya di satu posisi saja. Tapi biasanya jadwalnya rutin / tidak berubah-rubah. Oleh karena itu anda harus mengetahui jadwal dan lokasi SIM Keliling.

Saya tidak akan menginfokan jadwalnya karena bisa saja berubah. Anda bisa mencari infonya di Google dengan mudah. Misalnya anda domisili di Jakarta, tinggal ketikkan saja di mesin pencarian Google: jadwal sim keliling Jakarta

Prosedur perpanjang SIM sangatlah mudah, saya tidak ingat secara detilnya, namun yang saya ingat prosedurnya tidak merepotkan, berikut tahapannya:

  • Terlebih dahulu fotocopy KTP & SIM sebanyak 3 lembar. Di lokasi SIM keliling belum tentu ada tempat foto copy. Seingat saya sih ga perlu sampai 3 lembar, tapi buat jaga-jaga saja. Kalau kelebihan kan bisa disimpan untuk keperluan lain
  • Bawa juga KTP + SIM yang ASLI
  • Kunjungi lokasi Mobil SIM Keliling lalu isi formulir / tanya petugasnya saja dahulu apa yang harus dilakukan.
  • Tunggu dipanggil petugas untuk masuk kedalam bus
  • Di dalam bus anda akan disuruh untuk tes kesehatan, cap / scan jempol kiri & kanan + di foto untuk sim baru
  • Setelah itu disuruh bayar untuk biaya perpanjangan SIM dan tidak lama SIM yang sudah diperpanjang pun jadi.
  • Selesai, mudah bukan

Intinya sih, tinggal datang > isi formulir > tes kesehatan > cap jempol > foto > bayar > jadi deh.

Catatan: Tes kesehatan biasanya hanya tes mata, tekanan darah dan secara visual saja (apakah terlihat sehat / tidak). Tes kesehatan ada yang dilakukan di dalam bus, ada juga yang diluar bus.

Syarat perpanjang SIM A & C:

  • KTP yang masih aktif dan berlaku
  • SIM yang lama
  • Mampu mengendarai mobil / motor dengan baik secara jasmani dan rohani
  • Menurut info yang saya terima, bila SIM dan KTP anda diluar kota, masih bisa perpanjang di DKI Jakarta karena saat ini sistemnya sudah online. Tapi untuk info lebih lanjut bisa kunjungi lokasi SIM keliling terdekat.

Apa Bisa Perpanjang SIM Online Tanpa Perlu Datang?

Saat ini banyak yang salah kaprah dan berpikir untuk perpanjang SIM bisa dilakukan secara online dari rumah atau kantor.

Yang dimaksud perpanjang SIM Online itu adalah bahwa anda yang berada di luar daerah tidak perlu pulang kampung untuk perpanjang surat izin mengemudi. Karena sistemnya sudah online, jadi bisa dilakukan di Jakarta.

Namun anda tetap harus datang ke lokasi perpanjangan SIM, karena harus tes kesehatan dan sebagainya.

Biaya Perpanjang SIM A & C:

  • Sim A: Biaya SIM: Rp. 80.000,- + Biaya Tes Kesehatan: Rp. 25.000 + Asuransi Rp. 30.000 = Total : Rp. 135.000,-
  • SIM C: Biaya SIM: Rp. 75 ribu + Tes kesehatan Rp. 25 ribu + Asuransi Rp. 30 ribu. Total = Rp. 130 ribu.

Menurut info, sebenarnya asuransi tidak wajib, tapi di beberapa wilayah biasanya untuk pembayaran sudah menjadi satu paket, jadi tidak dibagi-bagi lagi (wajib ikut asuransi). Misalnya untuk sim A tinggal bayar Rp. 140.000,- untuk pembayaran perpanjang SIM.

Selain itu, beda wilayah, biaya tes kesehatan juga bisa saja berbeda. Dan terkadang ada juga yang perlu bayar formulir. Jadi bisa dibilang ada kemungkinan perbedaan harga dengan rentang Rp. 5.000-15.000 dari yang sudah disebutkan diatas. Tapi tidak akan sampai beda 50 ribu Rupiah.

*Biaya saat artikel ini ditulis. Berlaku untuk wilayah Jakarta, mungkin juga berlaku untuk wilayah JABODETABEK.

Lama Waktu Perpanjang SIM A & C

Untuk lama waktunya sangat tergantung antrian. Kalau lagi sepi, 15 menit pun bisa selesai


Cara Membuat SIM A atau SIM C Sendiri Secara Resmi (Tanpa Calo)

1. Datang ke Polres Terdekat

Siapkan:

  • KTP Asli
  • Foto Copy KTP lima lembar (bawa saja lebih buat jaga-jaga)
  • Pulpen (untuk isi formulir)

Catatan:

  • Kalau lupa fotocopy, biasanya di polres ada tempat foto copy.
  • Disarankan berpakaian rapi dan bersepatu

Kunjungi loket pendaftaran pembuatan SIM baru dan anda disuruh membayar biaya pendaftaran setelah itu diberikan formulir untuk diisi. (Rincian besar biaya pembuatan SIM Baru akan dijelaskan nanti).



2. Tes Kesehatan

Setelah dari loket pendaftaran, anda akan disuruh melakukan tes kesehatan. Beberapa polres sudah menyediakan "klinik" atau tempat untuk melakukan tes kesehatan. Biaya tes kesehatan mungkin bisa berbeda tergantung wilayah. Kalau saya waktu itu dipungut biaya sebesar Rp. 25.000,-

Kalau di polres tersebut tidak ada tempat tes kesehatan, maka anda sebelum datang ke polres harus tes kesehatan di klinik / rumah sakit terdekat terlebih dahulu. Biasanya tidak jauh dari polres ada klinik yang menyanggupi untuk memberi surat keterangan sehat. Pada umumnya klinik / RS sudah tahu harus melakukan tes apa saja ketika ada yang meminta surat keterangan sehat untuk pembuatan SIM.

Apa saja yang dilakukan saat tes kesehatan (berdasar pengalaman pribadi):

  • Isi biodata, nama, umur, tinggi, berat badan, dsb
  • Di tensi tekanan darahnya
  • Tes mata: Disuruh melihat huruf-huruf kecil, membedakan warna, dsb

Tes yang paling penting sepertinya hanya tes mata saja, kalau yang lain seperti tidak terlalu berpengaruh. Anda tidak disuruh berlari di atas treadmill, diambil darahnya, dsb

3. Isi Formulir Lalu Serahkan Ke Loket Pembuatan SIM Baru

Isi formulir dengan baik dan benar. Biasanya di tempat pengisian formulir sudah ada contoh formulir yang sudah diisi jadi tinggal ditiru saja (tapi jangan ditiru isinya )



Setelah terisi, taruh formulir di loket yang sudah ditunjuk. Jika ada isian yang salah atau kurang lengkap, nama anda akan dipanggil. Jadi saran saya tunggu berdiri sebentar di dekat loket barangkali ada yang kurang atau salah isi.

4. Tes Teori

Tes teori pembuatan SIM baru gampang-gampang susah. Sebagian besar sebenarnya bisa diisi hanya berdasarkan logika saja. Namun ada beberapa soal (seperti pasal-pasal) yang memang butuh dipelajari dulu.

Untuk kisi-kisi soal ujian bisa dicari di Google, banyak yang sediakan kok. Tinggal ketikkan saja: "Soal ujian SIM A / C" Atau "kisi-kisi soal ujian"

Jika anda tidak lulus ujian teori, maka anda harus mengulang lagi tes teori dua minggu kemudian. Anda tidak perlu bayar lagi.

5. Tes Praktek

Jika tes teori lulus, maka anda akan lanjut ke tes praktek.

Hal yang perlu dilakukan saat tes praktek SIM A:

Saat saya diuji, mobil praktek menggunakan Suzuki APV betransmisi manual (beda tempat bisa beda mobil):

  1. Pastikan posisi gigi netral > nyalakan Mesin
  2. Ke luar dari "parkiran" lalu Maju ke tanjakan
  3. Berhenti di tanjakan lalu pasang hand brake (rem tangan)
  4. Setelah itu diminta untuk maju kedepan (menanjak) dan tidak boleh mundur sedikit pun
  5. Berhenti lalu mundur ke tempat parkiran yang ada cone / pembatas dengan hanya menggunakan kaca spion (tidak boleh menengok ke belakang).
  6. Tarik handbrake > netralkan gigi > Matikan mesin.

Catatan:

  • Ingat gunakan sabuk pengaman
  • Ingat gunakan lampu sein ketika ingin berbelok
  • Tetap tenang dan jangan grogi
  • Jangan menengok ke belakang saat mundur (terkadang orang sering lupa dan tidak sadar menengok kebelakang).
  • Tidak ada pilihan menggunakan mobil matic.

Hal yang perlu dilakukan saat tes praktek SIM C:

  1. Slalom (belok ke kiri -kanan) melewati balok / cone dengan kecepatan 10 kpj (KM/H)
  2. Slalom dengan kecepatan 20-30 kpj
  3. Mengendari motor dan membuat angka 8 di lintasan yang telah ditentukan
  4. Mengendarai dengan kecepatan 40 kpj lalu disuruh mengerem dengan cukup cepat namun tetap dapat mengendalikan motor ke arah kiri (tidak boleh ke kanan, karena akan masuk jalur yang berlawanan).
  5. Mengendari motor dalam kecepatan rendah namun kaki tidak boleh menyentuh jalanan.
  6. Campuran dari tes diatas (membentuk huruf U, zig zag, dsb)

Catatan:

  • Pada beberapa tempat disediakan beberapa jenis motor, diantaranya motor matic (seperti Mio), motor bebek (seperti Honda Astrea) dan juga motor dengan kopling (misalnya Yamaha Scorpio). Anda bisa memilih pakai motor yang mana. Namun saya tidak tahu apakah semua polres menyediakan pilihan motor.

Beda Polres mungkin berbeda prosedur ujiannya karena disesuaikan dengan ketersediaan lahan tes. Tapi pada dasarnya tes praktek berguna untuk mengetahui kemampuan berkendara anda. Kalau anda gagal tes praktek, maka harus mengulangi lagi dua minggu kemudian. Tidak perlu bayar lagi.

6. Foto + Tanda Tangan + Cap Jempol

Setelah lulus tes praktek, bisa dibilang anda boleh berlega hati. Karena setelah ini anda tinggal menunggu dipanggil untuk foto (sebaiknya rapi-rapi dulu biar kelihatan ganteng / cantik - foto buat lima tahun bro & sis) lalu scan sidik jari dan tanda tangan digital.

7. Tunggu SIM jadi + Laminating

Setelah itu tinggal tunggu nama anda dipanggil dan SIM pun jadi Disarankan setelah itu SIM di laminating biar awet (tidak harus sih). Di dekat situ biasanya ada yang menawarkan jasa laminating, biayanya antara 10 ribu - 20 ribu rupiah.

Biaya Membuat SIM Baru (A, C, B1, B2)



  • SIM C baru: Rp. 100.000,-
  • SIM C Perpanjang: Rp. 75.000,-
  • Sim A Perseorangan: Rp. 120.000,-
  • Sim A umum: Rp. 120.000,-
  • Sim A perpanjangan: Rp. 80.000,-
  • Sim B.I Perseorangan: Rp. 120.000,-
  • Sim B.I Umum: Rp. 120.000,-
  • Sim B.1 perpanjangan: Rp. 80.000,-
  • Sim B.II Perseorangan: Rp. 120.000,-
  • Sim B.II Umum: Rp. 120.000,-
  • Sim B.II perpanjangan: Rp. 80.000,-

* Biaya saat artikel ini ditulis

Biaya tersebut belum termasuk biaya kesehatan (Rp. 25.000,-) dan juga asuransi (Rp. 30.000,-). Jika ingin membuat SIM A Baru, maka total biaya yang harus dikeluarkan = Rp. 120.000,- + Rp. 25.000,- + Rp. 30.000,- = Rp. 175.000,-

Biaya Nembak SIM / Lewat Calo

Kalau mau nembak SIM, biaya yang harus dikeluarkan berkisar antara 500 ribu - 600 ribu. Jujur saja saya sebenarnya ingin main tembak SIM karena alasan "sibuk" dan tidak punya waktu.

Tapi puji Tuhan, saya masih "dipagari" agar tidak main curang, karena saat saya datang ke Polres, yang biasanya banyak calo menawarkan jasa buat SIM instant, kali ini tidak ada yang tawarkan sama sekali.

Dan saat saya sudah di depan loket untuk tanya bagaimana caranya buat SIM, pak polisi yang baik hati langsung menginstruksikan untuk bayar biaya pembuatan dan seketika itu juga diberikan formulir. Padahal di dalam hati saya terbersit keinginan untuk bilang "bisa dibantu pak?" tapi kondisinya seperti tidak memungkinan untuk menanyakan hal tersebut dan selain itu saya juga sudah bayar formulir. Jadi ya sudahlah, saya seperti "terpaksa" harus ikut prosedur.

Catatan: Kalau anda sedang kursus mengendarai, biasanya mereka juga menawarkan untuk membuat SIM melalui jalur belakang (langsung jadi). Biayanya sama saja seperti kalau nembak di lokasi (500-600 ribuan).

Lama Waktu Buat Baru SIM A & C

Hal ini sangat tergantung antrian. Kalau saya pribadi menghabiskan waktu tidak lama, kurang dari dua jam sudah selesai (karena sepi). Itu pun sudah terpotong waktu istirahat sekitar 20 menit.

Saran & Tips Saat Membuat SIM Baru Agar Cepat Lulus

1. Belajar Teori

Hal ini penting, anggap saja mau ujian nasional. Anda harus belajar baik biar lulus

2. Belajar Praktek

Ini juga sama pentingnya. Cari video di YouTube, banyak kok yang menyediakan video tes pratek SIM A & C

3. Tetap Tenang

Berdoa di dalam hati untuk menenangkan diri, setelah itu pasrah dengan Tuhan, nikmati saja prosesnya.

4. Bawa Makanan Ringan & Minuman

Kalau kondisi tempat pembuatan ramai, sebaiknya bawa camilan, misalnya roti untuk ganjal perut. Kalau kelaparan jadi susah konsentrasi bro / sis

Lain-Lain

Beda lokasi mungkin ada perbedaan sedikit urutan prosedur pembuatan SIM A & C, misalnya ada yang perlu tes kesehatan dulu, ada juga yang disuruh menonton video tata tertib berkendara, dsb.

Namun intinya tidak serumit yang dibayangkan, anda bisa bertanya ke petugas kepolisian disana dan pasti diberitahu.

Jika dalam mode pengiritan, sebaiknya jangan lewat calo, karena beda biaya yang dikeluarkan sangat besar, yaitu 2 sampai 3 kali lipat lebih mahal.

Kalau buat sendiri secara resmi rasanya lebih puas dan lebih bangga

Anda bisa belajar banyak jika membuat SIM secara resmi.

Nembak SIM itu sama juga dosa.

Kecelakan di jalan raya banyak terjadi karena terlalu mudah mendapatkan SIM (nembak).

Saya tidak bisa menghakimi anda yang nembak SIM ataupun yang menyediakan jasa calo pembuatan SIM, karena saya pun sebenarnya ingin jalur belakang

Tapi yang perlu diingat adalah, membuat SIM A dan C baru itu tidak seseram yang dibayangkan kok. Anda sangat mungkin lulus secara resmi, jangan termakan omongan orang yang mengatakan "tidak mungkin lulus kalau tidak nyogok" dan sebagainya.

Yang penting kalian belajar teori dan praktek dengan baik pasti lulus.

Kalau gagal? Ya ulangi lagi prosedurnya. Tidak perlu bayar ulang kok. Jika anda adalah orang tua yang memiliki anak dan mau membuat SIM, sarankan dia untuk melalui jalur resmi, jangan sarankan main jalur belakang.

Dengan demikian anda mengajarkan anak anda untuk hidup jujur, tidak mudah menyerah dan berjuang dalam kehidupan.

Selain itu, banyak pelajaran yang bisa didapat dari pembuatan SIM secara resmi.

Saya pribadi hanya tes sekali langsung lulus dan tanpa persiapan sama sekali. Tapi itu semata-mata hanya karena anugrah sih, bukan karena saya yang hebat

Demikianlah artikel cara perpanjang & cara membuat SIM Baru untuk SIM A & C. Semoga bermanfaat - salam, gadoga.com




Berlangganan (Free):



Copas emoticon: 😁 😃 😂 😅 😇 😈 😉 😊 😋 😌 😍 😒 😓 😔 😳 😖 😘 😛 😡 😱 😤 😎 👍 🙏

Jika dirasa artikel ini berguna, silahkan di share / dibagikan

Kembali ke atas 🚀

©2009-2017 gadoga.com - GIG17
Disclaimer | Kebijakan Privasi