Siapakah / Apakah Mahluk Yang Dimaksud Dalam Kitab Yehezkiel 1?


15 April 2016 Oleh Ted

Untuk dapat mengerti pesan utama Alkitab (yaitu karya keselamatan melalui Yesus Kristus) adalah relatif mudah, namun untuk dapat memahami secara mendalam isi Alkitab tidak semudah membalikan telapak tangan.

Bahkan sampai hari kiamat sekalipun pasti akan ada beberapa hal-hal rahasia yang belum / tidak dibukakan kepada manusia.

Apakah itu artinya kita tidak perlu belajar Alkitab dan hanya perlu percaya saja? Tentu tidak, kita harus terus setia mempelajari Alkitab agar kita semakin dapat mengerti kehendak Tuhan.

Hanya saja, banyak orang yang terlalu mengambil jalan pintas untuk mengartikan Alkitab, bahkan harus dicocokkan dengan logikanya sendiri.

Untuk dapat mengerti konteks yang dibicarakan Alkitab kita harus juga mau belajar sejarah, budaya di masa lalu, pemakaian bahasa dan masih banyak hal lainnya.

Kita bersyukur di jaman internet saat ini, untuk dapat belajar Alkitab menjadi jauh lebih mudah. Apabila ada hal yang tidak mengerti, kita bisa mencari tafsirannya.

Tapi, apakah kita harus 100% mempercayai informasi yang beredar di Internet? Jangan terlalu cepat percaya, kita harus mengujinya juga. Bagaimana cara mengujinya? Ya, Dengan Alkitab sendiri.

Alkitab adalah kitab yang dapat menjelaskan dirinya sendiri. Jika ada pertanyaan, kita bisa mencari jawabannya di dalam Alkitab itu. Jadi, kalau ada tafsiran, kita harus menguji apakah tafsiran itu bertentangan dengan isi Alkitab atau tidak? Kalau bertentangan, tentu saja jangan dipercaya.

Pada artikel kali ini saya akan membahas "mahluk" yang ditulis dalam Kitab Yehezkiel 1:1-14. Berikut beberapa kutipan ayatnya. Namun sebaiknya anda membaca seluruh bagian Alkitab ini agar dapat lebih menangkap maknanya. Bisa dibaca disini (klik).

Ayat 4-11:

"4. Dan di tengah-tengah itu juga ada yang menyerupai empat makhluk hidup dan beginilah kelihatannya mereka: mereka menyerupai manusia,

6. tetapi masing-masing mempunyai empat muka dan pada masing-masing ada pula empat sayap.

7. Kaki mereka adalah lurus dan telapak kaki mereka seperti kuku anak lembu; kaki-kaki ini mengkilap seperti tembaga yang baru digosok.

8. Pada keempat sisi mereka di bawah sayap-sayapnya tampak tangan manusia. Mengenai muka dan sayap mereka berempat adalah begini:

9. mereka saling menyentuh dengan sayapnya; mereka tidak berbalik kalau berjalan, masing-masing berjalan lurus ke depan.

10. Muka mereka kelihatan begini: Keempatnya mempunyai muka manusia di depan, muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali di belakang.

11. Sayap-sayap mereka dikembangkan ke atas; mereka saling menyentuh dengan sepasang sayapnya dan sepasang sayap yang lain menutupi badan mereka."

Mahluk apakah itu? Apakah malaikat? Melambangkan apa? Maksudnya apa?

Berikut adalah tafsiran dari Matthew Henry's Commentary, saya hanya menerjemahkannya saja. Dalam versi bahasa Inggris bisa dibaca disini.

Tafsiran Yehezkiel 1 : 1-14:

Adalah suatu anugrah untuk dapat menerima Firman Allah dan untuk mentaatinya saat kita berada dalam kesulitan. Suara Tuhan datang dengan penuh kuasa dan kemuliaan, oleh Roh Kudus.

Penglihatan ini tampaknya telah disampaikan kepada nabi yang memiliki pikiran diarahkan kepada Tuhan. Untuk menebar teror bagi para pendosa namun disaat yang bersamaan juga untuk memberikan kenyamanan dan penghiburan bagi mereka yang takut akan Tuhan dan merendahkan dirinya.

Dalam ayat 4-14, adalah bagian pertama dari penglihatan yang menceritakan kehadiran Tuhan yang dilayani oleh banyak malaikat, yang semuanya adalah pembawa pesan, melayaniNya dan melakukan perintahNya. Penglihatan ini akan memberikan rasa gentar dan takut kepada manusia namun sekaligus akan memberi pengharapan terhadap berkat Tuhan. Api dikelilingi oleh kemuliaan.

Walaupun kita tidak dapat mengerti Tuhan secara sempurna, namun setidaknya kita bisa melihat titik terang. Mahluk hidup yang keluar dari tengah-tengah api menunjukkan bahwa mereka (malaikat) berasal dan mendapat kekuatan dari Tuhan. Mereka memiliki pemahaman manusia, bahkan lebih baik.

Singa unggul dalam kekuatan dan keberanian. Lembu unggul dalam ketekunan dan kesabaran, tidak merasa lelah terhadap pekerjaan yang harus dilakukan. Rajawali memiliki keunggulan di kecepatan dan tatapan mata yang tajam, dari tempat yang tinggi. Malaikat yang dalam segala aspek lebih unggul dari manusia, mengambil penampilan seperti ini.

Para malaikat memiliki sayap, pekerjaan apapun yang diberikan kepada mereka langsung dikerjakan tanpa buang-buang waktu. Mereka berdiri tegak, kukuh dan mantap. Mereka tidak hanya memiliki sayap untuk bergerak, namun juga memiliki tangan untuk bertindak.

Banyak orang yang bergerak cepat tapi tidak aktif. Mereke terburu-buru tapi tapi tidak membawa manfaat apa-apa. Mereka memiliki sayap tapi tidak memiliki tangan.

Berbeda dengan malaikat, kemanapun sayap membawa mereka, mereka selalu membawa tangan bersama mereka, untuk melakukan apa saja tugas yang diperlukan. Apapun tugas yang dibebankan kepada mereka, mereka akan pergi tegak lurus kedepan, tidak belok kiri kanan. Mereka tidak melakukan kesalahan, dan pekerjaan mereka tidak perlu dikerjakan ulang. Mereka tidak melalaikan tugasnya karena hal apapun.

Mereka pergi kemanapun Roh Allah menyuruh mereka pergi. Nabi melihat mahluk-mahluk ini memiliki cahayanya sendiri, penampilan mereka seperti bara api, mereka adalah serafim atau pembakar, yang menunjukkan semangat cinta mereka kepada Allah, dan semangat kuat dalam pelayanan-Nya.

Kita dapat mengambil pelajaran dari mahluk yang tidak sepenuhnya bisa kita mengerti. Mari kita berfokus melakukan hal-hal yang berhubungan dengan perdamaian dan tugas-tugas kita; dan meninggalkan hal-hal yang masih menjadi rahasia ke dalam tangan Tuhan, sang pemilik rahasia itu sendiri.

Note: Jika ada yang bisa menterjemahkannya lebih baik dari saya atau ada koreksi, bisa mengisi kolom diskusi dibawah. Tuhan Memberkati


Copas emoticon: 😁 😃 😂 😅 😇 😈 😉 😊 😌 😍 😒 😓 😔 😳 😖 😘 😛 😡 😭 😱 😤 😎 👍 🙏

Artikel Lainnya:

 

©2009-2017 gadoga.com NP13
Disclaimer | Kebijakan Privasi