Yesus Nabi atau Tuhan?

07 Juni 2020 Oleh Ted

Sebenarnya untuk topik ini sudah pernah saya bahas lebih detil pada artikel: Tidak ada ayat Alkitab yang secara eksplisit menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan. Tapi artikel ini saya buat spesifik untuk bahas pertanyaan ini saja:

Kak, mau tanya lagi hehehe:v

Aku kan baca Perjanjian Lama trs dlm ayat yang sepertinya sedikit mengganjal.

Ulangan 18:15-21

(15) Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan

Aku kiranya itu Tuhan Yesus yang bakal bangkit kan emang dia bangkit. Tapi, anehnya kok nabi? Trs huruf depan dia ga kapital? Klo memang itu Tuhan Yesus, kenapa Allah sendiri mengatakannya nabi? Makasih;)

Jawab:

Soal nabi:

Tuhan Yesus memiliki 3 jabatan: raja, imam dan nabi. Yang dibahas di Ulangan 18 tersebut adalah untuk menjelaskan tugas Yesus sebagai nabi untuk menyampaikan Firman Tuhan.
Yang perlu diingat adalah, Yesus memang benar adalah Tuhan, tapi disaat bersamaan, Yesus juga adalah seorang manusia seutuhnya (sifat dwi natur Yesus).
Soal dwi natur Yesus pernah saya bahas sekilah di artikel ini: Tuhan-nya orang Kristen kok bisa mati?

Soal penggunaan huruf kecil:

Selain ayat diatas, banyak ayat yg lainnya di dalam Alkitab yang menubuatkan tentang Yesus ditulis dalam huruf kecil (nabi, dialah, dll). Adalah wajar jika meragukan apakah benar yang dinubuatkan itu Yesus atau bukan. Tapi kalau kita mau belajar, kita akan menemukan dengan pasti bahwa yang dimaksudkan adalah Yesus Tuhan.

Kenapa pakai huruf kecil? Karena ini ditulis di perjanjian lama (PL) dimana orang yg menulis kitab ulangan belum mengetahui yang dimaksud nabi itu adalah Yesus yang adalah Tuhan. Sehingga ditulis dalam huruf kecil.

Jangankan orang yang hidup di perjanjian lama, murid-murid Yesus saja tidak tahu bahwa Yesus adalah Tuhan. Setidaknya sampai Yesus bangkit dari kematian dan naik ke surga, baru para murid tahu bahwa Yesus adalah Tuhan.

Singkatnya, karena keterbatasan pengetahuan penulis PL tentang Tuhan Yesus, maka itu ditulis pakai huruf kecil.

Kenapa Roh Kudus ga langsung kasih pencerahan kepada penulis kitab ulangan lalu "menyuruh" tulis itu langsung dalam huruf kapital? Memang itu adalah kehendak Tuhan atau memang belum waktunya. Tuhan ingin dilakukan secara bertahap.

Ini sama seperti di Perjanjian Baru, kenapa tidak sedari awal pelayanan Yesus bilang "saya ini adalah Tuhan?" Malah Tuhan Yesus sering melarang (khususnya iblis) untuk "jangan bilang-bilang bahwa Saya ini adalah Tuhan" misalnya di Markus 1:34 dan Lukas 4:41.

Catatan: iblis sangat tahu, lebih tahu dari manusia, bahwa Yesus adalah Tuhan tapi Yesus melarang iblis utk sebarkan hal tsb.

Kenapa dilarang? Karena Yesus perlu menyelesaikan segala pekerjaanNya di bumi terlebih dahulu. Yaitu karya penyelamatan melalui jalan salib.

Kalau dari awal Yesus mengatakan bahwa "Saya adalah Tuhan", itu akan menghambat pekerjaanNya di bumi ini, bisa-bisa sejak awal, Yesus dilempari batu, karena pada masa itu pemahaman bangsa Yahudi akan Tuhan belum sempurna.

Intinya, semua sudah diatur menurut waktu yg terbaik oleh Tuhan. Dari yang awalnya tidak terlalu jelas tentang siapa itu Yesus, seiring berjalannya waktu, semakin jelas-semakin jelas dan semakin jelas.

Penjelasan lebih detil tentang Yesus itu Tuhan atau bukan, bisa dibaca pada artikel: Yesus tidak pernah mengatakan diri-Nya adalah Tuhan.

Kontak: gadogacom[at]gmail.com

CATATAN: Halaman ini non-profit dan kami tidak memasang iklan di halaman ini. Iklan yang muncul adalah dari dan untuk pihak penyedia script kolom komentar disqus.

Copas emoticon: 😁 😃 😂 😅 😇 😈 😉 😊 😌 😍 😒 😓 😔 😳 😖 😘 😛 😡 😭 😱 😤 😎 👍 🙏

Artikel Lainnya:

 

©2009-2020 gadoga.com NP13
Disclaimer | Kebijakan Privasi