Review Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Redmi Note 3 Pro Setelah 3 Bulan Pemakaian



23 November 2016 Oleh Ted

Xiaomi Redmi Note 3 Pro memang sudah resmi meluncur di Indonesia, tapi sayangnya yang dijual secara resmi adalah yang versi RAM 2GB dan memori internal 16GB. Sedangkan yang versi RAM 3GB dan memory 32 GB hingga artikel ini ditulis setau saya belum dijual secara resmi dan hanya dijual melalui garansi distributor.

Pada review kelebihan dan kekurangan Redmi Note 3 Pro kali ini akan dibahas secara universal alias berlaku untuk yang versi RAM 2GB / 16GB dan RAM 3GB / 32 GB karena pada dasarnya kedua produk tersebut memiliki spesifikasi yang sama hanya beda di kapasitas memorinya saja (tapi nanti juga akan dijelaskan bedanya). Saya melakukan review ini setelah menggunakannya selama kurang lebih 3 bulan.

Diharapkan setelah membaca review kali ini, sobat bisa memutuskan apakah ingin membeli ponsel ini atau tidak. Mari kita mulai pembahasan kali ini.

Isi artikel:

  1. Spesifikasi singkat
  2. Beda Redmi Note 3 versi Pro dan yang sebelumnya
  3. Beda Redmi Note 3 dengan Redmi 3 (tanpa Note)
  4. Beda Redmi Note 3 Pro versi RAM 2GB dan 3 GB
  5. Harga
  6. Beda Redmi Note 3 Pro Garansi Distributor dan Garansi Resmi
  7. Kelebihan Redmi Note 3 Pro
  8. Kekurangannya
  9. Lain-lain
  10. Kesimpulan

Spesifikasi Singkat Redmi Note 3 Pro:

  • Ukuran: 150 x 76 x 8,7 mm. Berat: 164 gram
  • Dual SIM (Hybrid dengan Micro SD)
  • Ukuran Layar: 5.5 inchi, Full HD 1920 x 1080 Pixel
  • Prosesor: Qualcomm MSM8956 Snapdragon 650 Hexa-core (6 inti). GPU Adreno 510.
  • Memori: RAM 2GB dengan internal 16 GB atau RAM 3 GB dengan internal 32GB. Bisa ditambah Micro SD yang menggunakan slot SIM Card kedua.
  • Kamera utama: 16 MP, fast autofocus, dual tone led flash, auto focus. Kamera depan 5 MP, fixed focus

Beda Xiaomi Redmi Note 3 Pro VS Redmi Note 3 (bukan pro) VS Special Edition (Kate)

Perbedaannya Pro dengan yang versi awal adalah processor yang digunakan. Untuk versi Pro menggunakan processor Hexacore (6 inti) Qualcomm MSM8956 Snapdragon 650 + GPU Adreno 510, sedangkan yang versi biasa menggunakan CPU Octa core (8 inti) Mediatek MT6795 Helio X10 dengan GPU PowerVR G6200.

Walaupun yang versi biasa memiliki 8 inti processor (dibanding 6) dan juga memiliki Clock Speed lebih Tinggi, tapi untuk performa secara actual, Redmi Note 3 Pro dengan processor Snapdragon memiliki kemampuan lebih baik dibandingkan dengan yang versi Mediatek Helio X10. Oleh karena itu diberi label “Pro”

Selain itu, untuk yang versi Pro sudah support Micro SD (Walaupun system hybrid), sedangkan yang biasa / menggunakan chipset MTK tidak support SDCARD.

Kalau yang Special Edition (SE Version) memiliki prosesor dan spesifikasi sama seperti versi Pro. Bedanya adalah support band 28, yaitu untuk mendukung jaringan 4G yang berjalan di frekuensi 700 MHz. Karena perbedaan antena yang digunakan, hal ini menyebabkan yang versi special edition memiliki body lebih panjang sekitar 2mm. Tapi walau demikian, menurut info dari pengguna SE Version, ponsel ini tetap bisa menggunakan case (silicone / hardcase) yang sama seperti versi biasa (tapi saya pribadi belum pernah coba / memastikan sendiri).

Kalau penggunaan di Indonesia, tidak perlu mencari atau membeli yang Special Edition karena percuma / mubazir. Di Indonesia tidak ada jaringan 4G yang berjalan di 700 MHz (saat artikel ini ditulis).

Catatan:

  1. Redmi Note 3 Pro (Snapdragon) sering disebut Kenzo yang merupakan codename dari produk ini. Yang versi biasa disebut Hennessy sedangkan yang Special Edition disebut Kate (dibaca keit, buka Ka-Te ).
  2. Ada beberapa versi besar RAM atau Memori Internal dari tiap tipe. Jadi perhatikan spesifikasi besar RAM dan Memori Internalnya sebelum memutuskan membeli.

Beda Redmi Note 3 dengan Redmi 3 (tanpa “Note”)

Redmi 3 sendiri ada beberapa jenis, yang saya tahu ada yang versi biasa, versi 3S, versi Pro dan versi Prime. Saya tidak akan bahas secara detil disini, tapi untuk memudahkan sobat membedakan antara Redmi Note 3 dan varian Redmi 3 adalah ukuran layarnya. Note 3 memiliki ukuran layar 5.5 inchi, sedangkan Redmi 3 memiliki ukuran 5 inchi (lebih kecil).

Beda Redmi Note 3 Pro versi RAM 2GB / 16 GB dengan yang RAM 3GB / 32 GB

Untuk beda kapasitas memori internal tentu saja akan mempengaruhi seberapa banyak kita dapat menyimpan file seperti foto, vídeo, musik, dll. Yang versi 32GB tentu saja akan dapat menyimpan lebih banyak file.

Sedangkan perbedaan besarnya RAM akan mempengaruhi kemampuan multi tasking dari sebuah ponsel.

Catatan: Multi Tasking adalah kemampuan untuk dapat menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan tanpa perlu mengulang dari awal.

Xiaomi Note 3 versi RAM 3GB akan memiliki kemampuan multi tasking lebih baik atau dengan kata lain akan dapat membuka aplikasi lebih banyak secara bersamaan dibanding yang versi 2GB. Bingung? Saya berikan contoh:

Misalnya kamu membuka 5 aplikasi secara berurutan, sebut saja aplikasi A, B, C, D dan E. Kalau menggunakan Note 3 pro yang versi 3GB, saat sobat membuka aplikasi yang E lalu kembali membuka aplikasi A, maka aplikasi tersebut akan langsung cepat terbuka tanpa perlu loading / memuat ulang (aplikasi A masih standby / berjalan di latar).

Tapi jika menggunakan yang versi RAM 2GB, saat berpindah dari aplikasi E kembali ke aplikasi A akan sedikit lebih lambat karena aplikasi harus dimuat ulang (aplikasi A sudah tertutup karena sudah kehabisan RAM untuk membuka aplikasi yang lain dan jika ingin digunakan harus dibuka kembali dari awal).

Baca juga: Apa Beda RAM, ROM, Internal Memori? klik disini.

Tentu saja jumlah aplikasi yang bisa berjalan di latar (background) berbeda-beda, tergantung jenis aplikasi yang digunakan. Ada aplikasi yang membutuhkan RAM besar, ada juga yang tidak.

Tapi untuk kemampuan / performa antara yang versi RAM 2GB dengan yang 3GB apakah ada perbedaan yang signifikan? Kalau untuk kemampuan dalam membuka satu aplikasi, tidak akan ada perbedaan yang begitu terasa atau bahkan bisa dibilang tidak ada bedanya.

Misalnya kamu ingin memainkan sebuah game, maka antara yang versi RAM 3GB dan 2GB tidak akan ada perbedaan dari hal kemampuan, kehalusan (ada lag atau tidak) dan juga kompatibilitas. Setidaknya untuk game yang beredar saat ini.

Jadi, kalau sebuah game bisa jalan dengan lancar di yang versi 3GB, maka pasti akan bisa jalan lancar juga di versi yang 2GB. Demikian juga sebaliknya, kalau ga bisa dimainkan di versi 2GB, maka juga tidak bisa bisa dimainkan di versi yang 3GB.

Maksud saya menuliskan hal ini adalah agar sobat yang memiliki RAM 2GB jangan berkecil hati. Misalnya jika ada game yang tidak bisa jalan, ujung-ujungnya berpikiran kalau ini pasti gara2 kurang RAM. Sebenarnya tidaklah begitu, itu bukan gara-gara RAM, tapi pasti karena faktor lainnya.

Hanya saja, kalau saat main game lalu ingin buka aplikasi lainnya, maka yang versi 2GB akan memakan waktu lebih lama karena harus loading ulang aplikasi lainnya.

Harga Xiaomi Redmi Note 3 Garansi Resmi dan Garansi Distributor

Versi RAM 2GB dengan kapasitas 16 GB:

  • Garansi Distributor: Rp. 1.700.000 – 1.900.000,-
  • Garansi Resmi: Rp. 2.400.000,-

Versi RAM 3GB kapasitas 32 GB:

  • Garansi Distributor: Rp. 2.200.000 – 2.400.000,-
  • Garansi Resmi: -

* Harga saat artikel ditulis. Harga terbaru biasanya lebih murah dari yang tertera diatas.

Beda Xiaomi Redmi Note 3 Pro Garansi Distributor dan Resmi

Selain beda harga, ada beberapa perbedaan lainnya sebagai berikut.

1. Beda jaminan garansi

Kalau sobat ingin mendapatkan “ketenangan” dari jaminan layanan purna jual seperti garansi, maka sangat disarankan membeli yang versi resmi. Walau yang versi distributor “non resmi” juga memberikan garansi 1 tahun, tapi dari pengalaman bisa dibilang untuk penanganannya selain tidak profesional juga meragukan.

Kalau sobat beli yang garansi distributor itu bisa dibilang hampir sama seperti tidak ada garansi sama sekali. Kalau sobat seandainya klaim garansi sekalipun, tidak ada jaminan bahwa akan diganti menggunakan spare part original, waktu penanganan yang lama, mungkin akan ditagih biaya spare part, dll.

Sobat bisa cari internet pengalaman orang-orang yang mencoba klaim garansi distributor rata-rata mengecewakan (walau tidak semua, tapi bisa dibilang sebagian besar).

2. Software yang digunakan

Untuk Redmi Note 3 pro garansi distributor ada kemungkinan mendapat versi software dari Negara Cina yang kurang baik untuk dijalankan di Indonesia karena beberapa hal, misalnya tidak ada Google Play Store, tidak support Bahasa Indonesia, banyak bug, dsb.

Ini tidak semua ya, karena ada juga yang garansi distributor tapi sudah dapat software yang stabil (dibilang software Global). Tapi intinya, untuk yang garansi distributor tidak ada jaminan bahwa software yang digunakan adalah yang versi stabil, kadang dapat yang versi Cina.

3. Kelengkapan

Untuk versi garansi distributor kadang-kadang kelengkapannya ditukar dengan yang tidak original atau masih menggunakan versi yang tidak cocok digunakan di Indonesia. Misalnya charger yang model kaki tiga, ujung pipih (harus pakai adaptor lagi), dsb.

Selain dari jaminan garansi, software dan kelengkapan, dari pantauan saya tidak ada bedanya antara yang versi garansi resmi dan distributor. Untuk barangnya sama saja, bukan refurbish, barang bekas dan bukan replika. Dari perangkat handphonenya sama saja.

Kenapa Garansi Distributor Bisa Lebih Murah?

Ada beberapa faktor. Yang pertama, karena garansi distributor masuk ke Indonesia “semi / setengah resmi”. Kalau dibilang ilegal tidak juga, karena yang import biasanya sudah terdaftar sebagai importir resmi.

Sedangkan kalau dibilang resmi ya sepertinya tidak bisa juga, karena kalau masuk resmi harus melalui serangkaian pengujian dari dirjen postel (pos dan telekomunikasi) yang ketat dan cukup lama (oleh karena itu barang distributor selalu masuk lebih dahulu dibanding yang resmi).

Kok bisa begitu? Hmm... saya juga tidak ada informasi jelasnya. Tapi yang pasti, garansi distributor bisa lebih murah mungkin karena tidak memerlukan proses yang panjang untuk bisa mulai dijual di Indonesia (pakai jalan singkat).

Dan yang kedua, untuk yang garansi resmi memiliki service center resmi di beberapa kota. Tentu saja hal ini akan memakan biaya tidak sedikit untuk biaya operasional, penyediaan spare part, dll.

Sedangkan kalau satunya memiliki lokasi service center yang tidak jelas dan tidak bisa dipertanggung jawabkan, malah kadang menumpang dengan service center “abal-abal” alias tukang service umum, yang penting ada alamat untuk ditulis di warranty card (kartu grns).

Sebaiknya pilih Garansi Resmi atau Garansi Distributor?

Kalau sobat berani mengambil resiko, bisa install / flashing software dan juga tidak masalah jika tidak ada garansi, maka bisa pilih yang versi distributor karena lebih murah. Tapi balik lagi, resikonya lebih besar (belum lagi kalau dapat barang palsu).

Kalau sobat tidak ingin repot, ada jaminan garansi dan juga ingin menyumbang pemasukan negara lebih besar, maka pilihlah yang garansi resmi.

Kelebihan Xiaomi Redmi Note 3 Pro

Kelebihan #1: Harga Terjangkau Dibanding Pesaing

Tidak bisa dipungkiri kalau ponsel Xiaomi laris manis di pasaran karena menawarkan harga terjangkau dengan kualitas dan performa yang bagus. Termasuk Redmi Note 3 Pro, dengan harga 2.5 juta kebawah ponsel ini menawarkan kualitas, performa dan fasilitas yang setara dengan harga ponsel 3 juta keatas dari merk terkenal sebelah.

Kelebihan Redmi Note 3 Pro #2: Performa mumpuni

Dengan dukungan prosesor Qualcomm MSM8956 Snapdragon 650 + GPU Adreno 510 menjadikan ponsel ini bisa melahap segala jenis aplikasi dan juga game dengan baik. Saya pribadi belum pernah mengalami kejadian dimana sebuah aplikasi / game tidak dapat berjalan dengan baik. Untuk memutar video berbagai jenis format, 360 video atau 3D video tidak mengalami kendala.

Untuk skor AnTuTu-nya mencapai nilai 76 ribuan, diatas Samsung Galaxy J7 dan Oppo F1s yang memiliki harga lebih mahal dan juga Samsung J5 yang memiliki kisaran harga sama dengan Redmi Note 3 Pro.



Kelebihan #3: Baterai Awet

Handphone Android ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar, yaitu sebesar 4050 mAh. Padahal jika dibanding kompetitor lainnya biasanya masih menggunakan baterai berkapasitas 3000-an.

Saya termasuk kategori pengguna ponsel untuk tujuan bisnis dan pekerjaan saya sering menuntut untuk berkomunikasi via BBM, WhatsApp, Line, Email, dll.  Dengan pemakaian intens termasuk berat, Redmi Note 3 Pro masih sanggup bertahan seharian dari pagi full charge sampai jam 9 malam tersisa sekitar 15% an.

Sebagai perbandingan, ketika menggunakan ponsel Android pada umumnya, dengan gaya pemakaian yang sama, biasanya saat jam 4-5 sore baterai sudah dibawah angka 15%. Intinya, Redmi Note 3 Pro termasuk dalam kategori ponsel dengan kemampuan baterai diatas rata-rata, sama seperti Lenovo seri baterai besar (P70, A5000, dsb).

Kelebihan #4: Build Quality Bagus



Hampir seluruh badan HP ini terbuat dari alumunium. Secara kualitas pembuatannya, Redmi Note 3 Pro bolehlah diacungkan jempol. Saat digenggam terasa solid, kokoh, tidak ada bunyi berdecit seperti kurang rapat, dsb.

Memiliki dimensi 150 x 76 x 8,7 mm membuat HP ini masih cukup nyaman digenggam, walaupun bagi wanita mungkin agak sedikit kebesaran. Walau diatas kertas memiliki bobot tidak terlalu berat yaitu sebesar 164 gram, tapi saat ditenteng agak terasa berat. Mungkin karena pengaruh body aluminum dan juga baterai ukuran besar.

Kelebihan Redmi Note 3 Pro #5: Layar Full HD

Note 3 pro memiliki ukuran layar 5.5" Full HD (1920x1080 pixel) dengan teknologi IPS (In-plane Switching) sehingga memiliki sudut penglihatan yang luas. Jika layar dimiringkan kita tetap dapat melihat objek di layar dengan baik (berguna misalnya kalau mau nonton film bareng pakai Note 3 Pro).

Jika diletakkan dibawah sinar matahari langsung, kita masih dapat membaca tulisan dengan cukup jelas walaupun kita harus mengatur tingkat kecerahan hingga 100%.

Kelebihan #6: Ada Sensor Sidik Jari

Sensor sidik jari berguna untuk membuka ponsel atau aplikasi-aplikasi yang dikunci. Memang di kisaran harga segini untuk ponsel buatan cina rata-rata sudah memiliki fitur sensor sidik jari (Fingerprint Scanner). tapi kalau dibandingkan dengan vendor besar, maka masih banyak yang belum pakai. Oleh karena itu saya masukkan di bagian kelebihan.

Kelebihan #7: Banyak yang jual External Case

Salah satu kelebihan dari membeli ponsel yang termasuk best seller adalah kita pasti akan cukup mudah menemukan aksesorisnya, misalnya casing. Kita dapat dengan mudah mencari dan membeli casing Redmi Note 3 Pro mulai dari case alumunium, case silicon, armor, klasik, dll. Demikian juga dengan aksesoris lainnya seperti tempered glass bisa dibeli dengan mudah mulai harga 20 ribuan.

Saya sendiri sudah beberapa kali membeli case yang berbeda biar tidak bosan



Untuk salah satu review case Reno 3 Pro bisa cek video dibawah:

Kekurangan Xiaomi Redmi Note 3 Pro:

Kekurangan #1: sinyal 4G di Lock

Mungkin bagi sebagian orang menganggap hal ini dengan sepele. Pikirnya "Yah walau 4G di kunci / tidak bisa dipakai, tapi kan masih bisa menggunakan koneksi 3G / HSDPA". Jujur saja saya pun berpikir seperti itu. Tapi kenyataannya tidak sesederhana itu. Alasannya adalah karena untuk saat ini sepertinya hampir semua provider telekomunikasi memberi keuntungan bagi pengguna yang bisa menikmati akses 4G.

Sebagai contoh saya menggunakan kartu Telkomsel, provider ini menjual paket internet yang memberikan kuota dibedakan antara 3G dan 4G. Jadi misalnya kuota 3G dapat 2GB, dan yang 4G dapat 2 GB. Sementara kalau kita hanya mau beli paket yang 3G saja harganya tidak beda jauh dan hanya dapat kapasitas yang kecil. Intinya, untuk saat ini, kalau menggunakan ponsel yang bisa akses koneksi 4G itu lebih menguntungkan. Selain lebih cepat, juga lebih murah.

Baca juga: Apa itu 4G, TDD, FDD, LTE? - penjelasan sederhana

Memang ada trik-trik tertentu untuk membuat Redmi Note 3 Pro bisa akses 4G kembali, mulai dari trik cabut kartu hingga memerlukan proses unlock bootloader dan root. Namun proses itu semua sedikit merepotkan (apalagi harus root). Saat saya coba salah satu trik, memang bisa muncul lagi 4G-nya, tapi memiliki efek samping saat ada telepon masuk tidak berbunyi ringtonenya

Baca juga: Apa itu root Android?

Sebenarnya secara hardware / secara spesifikasi, Redmi Note 3 Pro mendukung jaringan 4G di Indonesia, namun karena terganjal peraturan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) Pemerintah, hal ini mengakibatkan fitur 4G harus di lock / tidak bisa digunakan.

Kekurangan Redmi Note 3 Pro #2: baterai tidak bisa dilepas

Walau ini adalah sebuah kekurangan, tapi mengingat merk-merk lain juga saat ini rata-rata menggunakan baterai tanam, jadi bisa dibilang masih seimbang lah. Selain itu karena kapasitas baterainya besar jadi kekurangan ini masih bisa ditolerir.

Mengenai kekhawatiran kalau baterainya rusak, dsb, tidak perlu terlalu dipikirkan, karena masa pakai baterai hitungannya tahunan (selama pemakaian benar), nanti kalau rusak saya yakin banyak yang jual baterai penggantinya dan bisa diganti di tempat service biasa.

Kekurangan #3: SIM Card Hybrid

Handphone ini adalah jenis Dual SIM / bisa pakai dua kartu. Tapi tidak ada slot khusus untuk micro SD. Jadi kalau mau pasang Micro SD kita perlu mengorbankan salah satu SIM CARD. Jadi kombinasinya sbb:

  • Pakai dua kartu SIM, tapi tidak bisa pakai SD Card atau
  • Pakai satu kartu SIM + Micro SD

Memang kalau di Youtube sobat bisa menemukan trik / cara tetap bisa pakai dua SIM card + Micro SD, tapi agak sedikit beresiko. Ini merupakan suatu kekurangan, apalagi bagi sobat yang memiliki versi 16GB. Jika ingin ponsel dengan range harga sama dan performa mirip-mirip tapi punya slot micro SD khusus, sobat bisa melirik Lenovo Vibe K4 Note.

Kekurangan Redmi Note 3 Pro #4: Sulit (dalam beberapa kasus bahkan tidak bisa) untuk di root!

Jujur saja saya memilih membeli ponsel Xiaomi karena berpikir akan mudah di root, mudah di oprek, install custom ROM, dsb. Tapi ternyata saya salah, Reno 3 Pro sulit untuk di root. Tapi kejadian ini random atau ada yang mengalaminya ada juga yang tidak (ada yang gampang di root ada juga yang susah).

Kendalanya adalah kita sulit untuk melakukan Unlock Bootloader. Biar ada gambaran ini proses yang sobat harus lakukan jika ingin root:

  1. Minta ijin ke Xiaomi untuk unlock bootloader: kita harus berikan alasan yang tepat agar diberi ijin
  2. Harus tunggu sekitar semingguan: ini pun kita tidak tahu apakah akan diijinkan atau tidak
  3. Kalau sudah dapat ijin, baru kita bisa unlock bootloader
  4. Kalau sudah unlock bootloader baru bisa di root

Nah, yang jadi kendala adalah di point ketiga saat kita sudah dapat ijin, tetap saja ada kemungkinan tidak bisa unlock bootloader. Kendala yang saya alami adalah stuck di 50% lalu ada tulisan "Couldn't verify device".

Saya sudah coba berbagai metode, dari find device, login pakai hp, menunggu sampai sebulan lebih, ganti komputer, install ulang driver, dll tetap gagal (kalau yang mengalami pasti ngerti). Saya coba berkali-kali tetap gagal sampai akhirnya saya menyerah dan hingga artikel ini ditulis posisi ponsel saya masih dalam kondisi terkunci

Padahal saya butuh akses root karena mau install aplikasi seperti Titanium Backup, dsb. Intinya, kalau mau beli Redmi Note 3 Pro, siap-siap deh ga bisa di root. Sobat bisa search di internet dengan kata kunci "unlock bootloader redmi note 3 pro stuck 50" atau "Unlock Bootloader Couldn't verify device" pasti banyak yang mengalaminya dan hingga saat ini belum ada solusi dari pihak Xiaomi.

Kekurangan #5: Pasaran

Ini sebenarnya sih ga terlalu penting. Tapi resiko beli produk laris adalah populasinya akan pasaran. Saya sering sekali melihat orang pakai Redmi Note 3 (entah yang pro atau bukan). Selain itu, warna yang beredar disini itu kebanyakan warna Gold, warna lainnya jarang masuk.

Lain-lain

Kamera biasa-biasa saja

Diatas kertas, Reno 3 Pro memiliki spesifikasi kamera yang bagus. Untuk kamera belakangnya memiliki resolusi 16 MP, f/2.0, phase detection autofocus, dan memiliki lampu LED dengan dua warna untuk menghasilkan warna yang lebih natural saat digunakan untuk jepret foto.

Tapi kalau untuk kualitas fotonya menurut saya biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa. Khusus untuk foto panorama, dijamin hasilnya pasti jelek. Tapi kalau untuk foto yang lain, yah masih cukup lah. Mungkin kalau dari skala 1 sampai 10, kualitas kamera si Kenzo nilainya 6,8.

Untuk kamera depannya memiliki sensor 5MP fixed focus. Ada fitur beautify untuk membuat wajah terlihat lebih kinclong / mulus. Salah satu fitur yang unik di kamera depannya adalah bisa mendeteksi umur orang. Saat dicoba fitur ini ternyata hasilnya secara mengejutkan cukup akurat.

Kecepatan Fingerprint Scanner Standar

Klaim-nya kecepatan untuk scan sidik jari adalah 0,3s, tapi dalam prakteknya saya merasa tidak secepat itu. Mungkin sekitar 1 detik baru bisa unlock layar. Tidak dalam taraf mengganggu sih. Dan mungkin saja ponsel lain bisa saja juga sama atau lebih lama.

Saya menulis ini karena pernah melihan merk Infinix (lupa tipe berapa) memiliki kecepatan scan sidik jari yang sangat-sangat cepat, baru disentuh sedikit langsung di respon. Kalau di Kenzo jari mesti nempel dulu beberapa saat baru terbuka kunci layarnya.

Desain tidak istimewa

Kalau ini lebih ke selera sih. Hanya saja desain Redmi Note 3 menurut saya tidak ada yang istimewa, campuran dari iPhone, HTC, Samsung, campur aduk. Memang build quality-nya bagus, tapi kalau soal desain, tidak ada yang spesial. Balik lagi, ini hanya opini pribadi, jadi sobat boleh saja tidak setuju.

Body Nyetrum

Kalau instalasi ground di rumah, kantor atau sekolah kurang bagus, maka kita harus hati-hati karena si Kenzo badannya terbuat dari Aluminum, maka ada kemungkinan akan mengaliri listrik dengan jumlah kecil saat dicas. Cukup mengganggu bagi orang yang sensitif terhadap listrik.

Ini tidak spesifik untuk Reno 3 ya, semua perangkat yang terbuat dari besi atau aluminum memiliki resiko ini. Ponsel saya lainnya yang memiliki body steel juga mengalami hal yang sama (nyetrum ).

Pertanyaan yang sering diajukan / FAQ:

1. Apakah ada Gyro?

Ada, jadi kalau ingin merasakan sensasi video, game atau aplikasi Virtual Reality bisa menggunakan Redmi Note 3 Pro

2. Apakah bisa diinstall game Pokemon Go?

Karena memiliki Gyro, jadi permainan Pokemon Go bisa berjalan dengan baik.

3. Apakah ada Radio FM?

Ada, tapi perlu dipasang headset / earphone yang berfungsi sebagai antena.

4. Apakah Support USB OTG?

Support. Baca juga: cara pakai USB OTG

5. Apakah kaca Redmi Note 3 Pro pakai Gorilla Glass, Dragon Trail, dsb?

Tidak ada informasi yang jelas. Jadi ada kemungkinan tidak pakai. Walaupun di YouTube banyak video yang mencoba menggores dengan benda tajam dan tidak tergores, tetap saja disarankan kacanya dilapisi saja lagi. Saat ini tempered glass harganya sudah terjangkau.

Kalau untuk kaca di kamera belakangnya, menurut info dari pihak Xiaomi tidak ada perlindungan Gorilla Glass dan semacamnya. Jadi harus hati-hati. Cuma kalau saya lihat dan ketuk2 kaca untuk kameranya sih terlihat seperti kuat dan cukup keras, jadi sepertinya kita tidak perlu terlalu khawatir.

Saya selalu taruh hp di kantong dari pertama kali beli sampai sekarang, kaca di bagian kameranya tidak ada goresan sama sekali.

6. Apakah masih bisa dikantongi di celana jeans?

Bisa kok, karena bodinya cukup tipis. Kalau pakai jens ketat juga masih bisa masuk, tapi agak sulit

7. Apakah bisa pakai kartu Smartfren?

Secara spesifikasi bisa, tapi ini tergantung juga wilayah sobat apakah terdapat jaringan SmartFren yang memadai, selain itu pastikan fitur 4G LTE-nya bisa dipakai. Nah inilah yang jadi kendala karena secara bawaan fitur 4G ini di lock.

Jadi, sobat bisa menggunakan kartu SmartFren, baik untuk internetan, telp, maupun sms hanya kalau bisa unlock fitur 4G di Redmi Note 3 Pro.

8. Berapa lama waktu pengecasannya?

Dari posisi baterai 15% sampai 100% sekitar 2,5 jam dengan charger bawaan.

Kesimpulan

Kekurangan yang paling utama dari Redmi Note 3 Pro menurut saya adalah fitur koneksi 4G yang dikunci / di lock. Kekurangan yang kedua adalah tidak adanya slot khusus untuk Micro SD. Mengingat saat ini kita sudah berada pada jaman video full HD, 360, game ukuran besar, dll, maka jika hanya menggunakan memory bawaan akan terasa cepat habis. Tapi kalau sobat hanya menggunakan satu SIM Card saja, maka kekurangan kedua bisa dicoret.

Jika saja fitur 4G tidak dikunci, maka Redmi Note 3 Pro bisa dibilang merupakan salah satu pilihan terbaik di kisaran harga dua jutaan. Performa prima, fasilitas lengkap dan juga daya tahan baterai bagus adalah point utama hp ini.

Alternatif lain di kisaran harga yang sama adalah Lenovo K4 Note yang memiliki kelebihan sudah memiliki slot Micro SD khusus, teknologi Dolby Atmos Speaker, support 4G secara bawaan dan juga biasanya dapat bonus paket VR Glass. Kekurangan Lenovo K4 Note dibanding Reno 3 Pro adalah processor inferior, kapasitas baterai lebih kecil dan juga menurut info, masih banyak bug di softwarenya (mungkin akan diperbaiki di masa datang).

Demikianlah Review Kelebihan dan Kekurangan Redmi Note 3 Pro Indonesia, semoga bermanfaat



Agar sobat tidak ketinggalan info dan tips berguna lainnya, ikuti media sosial kami (free):

Jika dirasa artikel ini berguna, silahkan di share / dibagikan


©2009-2017 gadoga.com
Disclaimer | Kebijakan Privasi